BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Pelatih Anyar Arema FC Tak Bisa Main-Main, Ada Klausul Ini di Kontraknya

19-04-2021 21:06 | Serafin Unus Pasi

Latihan fisik para pemain Arema FC di pantai (c) Bola.net/Dendy Gandakusumah Latihan fisik para pemain Arema FC di pantai (c) Bola.net/Dendy Gandakusumah

Bola.net - Manajemen Arema FC memastikan memasukkan sejumlah klausul anyar dalam kontrak pelatih anyar mereka. Salah satunya, klub berlogo singa mengepal ini memasukkan klausul pemutusan hubungan kerja jika pelatih anyar ini gagal meraih target seperti yang ditetapkan manajemen.

"Kami masukkan klausul misalnya jika dalam tiga laga home berturut-turut tanpa kemenangan, maka ia harus out," ucap General Manager Arema FC, Ruddy Widodo.

"Ini berlaku di dalam kompetisi nanti," sambungnya.

Menurut Ruddy, ada maksud di balik kebijakan manajemen memasukkan klausul seperti ini di dalam kontrak. Manajer berusia 49 tahun tersebut mengaku bahwa klausul ini dimaksudkan sebagai pelecut bagi pelatih anyar mereka.

"Memang ada kabar kompetisi nanti tanpa degradasi. Namun, kita kan tetap bekerja berdasar prestasi. Kalau prestasi bagus ada reward, kalau tidak bagus ya ada punishment," tuturnya.

Arema FC sendiri saat ini mengaku sudah bersepakat dengan salah satu pelatih asing yang sudah lama malang-melintang di kancah sepak bola Indonesia untuk menjadi nakhoda mereka pada musim 2021. Namun, sejauh ini, pelatih tersebut masih belum tiba di Malang dan menandatangani kontrak.

Ada sejumlah nama yang disebut bakal menjadi pelatih anyar Arema FC. Salah satunya, yang paling santer disebut, adalah Angel Alfredo Vera.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.

1 dari 1 halaman

Ada Opsi Berubah

Lebih lanjut, Ruddy mengaku bahwa sejauh ini klausul tersebut juga masih belum final. Hal ini tak lepas dari beredarnya kabar bahwa kompetisi musim 2021 tak digelar dengan format home-away, melainkan home tournament.

"Kalau home tournament seperti apa? Tentu perlu diatur lagi. Bisa jadi klausul pemutusan hubungan kerjanya adalah jika dalam lima pertandingan kita tak mendapat poin," papar Ruddy.

"Yang penting ada punishment jika tim ini tak berprestasi. Ini bisa menjadi pelecut bagi si pelatih tersebut," ia menandaskan.

(Bola.net/Dendy Gandakusumah)

KOMENTAR