PBNU akan Berikan Santunan Uang Tunai kepada Keluarga Korban Kerusuhan Kanjuruhan

Afdholud Dzikry | 2 Oktober 2022, 21:07
Kerusuhan terjadi di Stadion Kanjuruhan usai laga Liga 1 2022/2023 antara Arema FC vs Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022) malam WIB. (c) AP Photo
Kerusuhan terjadi di Stadion Kanjuruhan usai laga Liga 1 2022/2023 antara Arema FC vs Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022) malam WIB. (c) AP Photo

Bola.net - Kerusuhan yang menewaskan ratusan orang suporter pada pekan pekan ke-11 Liga 1 2022/2023 membuat Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bergerak memberikan bantuan. PBNU akan memberikan santunan kepada keluarga korban.

Pertandingan antara Arema FC dan Persebaya Surabaya berakhir ricuh setelah tuan rumah kalah 2-3 dari tim rival di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022) malam WIB.

Keributan antara aparat keamanan dan suporter bermula tepat saat pertandingan berakhir. Suporter yang kecewa dengan kekalahan tersebut memaksa masuk ke dalam lapangan.

Aparat mengambil tindakan untuk mengamankan massa yang masuk. Namun, salah satu tindakan, yakni pelemparan gas air mata ke arah tribun disinyalir jadi faktor yang memicu munculnya korban jiwa.

Suporter akhirnya panik dan berdesak-desakan saat hendak mencari pintu keluar. Pada situasi ini, banyak orang yang kehabisan oksigen dan terinjak-injak dalam keadaan tidak terkendali.

1 dari 2 halaman

Duka Cita

Menanggapi hal tersebut, PBNU berduka cita serta turut mengambil langkah untuk membantu kesulitan keluarga korban. Bantuan akan segera dilaksanakan paling cepat pada hari Rabu, 5 Oktober 2022.

Dalam rilis resmi, bantuan tersebut nantinya berupa uang tunai sejumlah Rp 5 juta rupiah per orang. Santunan ini diberikan dengan maksud meringankan kondisi ekonomi keluarga korban.

PBNU menerangkan bahwa santunan tersebut merupakan partisipasi dari Jusuf Hamka, selaku salah satu ketua PBNU dan pengusaha jalan tol terkemuka.

2 dari 2 halaman

Lima Poin Pernyataan Resmi PBNU

Selain itu, PBNU merilis lima poin pernyataan resmi terhadap kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Berikut ini adalah poin pernyataan resmi:

  1. PBNU mengucapkan belasungkawa dan duka cita yang sedalam-dalamnya kepada para korban, semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan ampunan-Nya.
  2. PBNU akan memberikan santunan kepada keluarga korban meninggal senilai Rp 5 juta per orang yang akan disalurkan melalui pengurus PCNU Kota dan Kabupaten Malang.
  3. Bantuan santunan tersebut merupakan partisipasi bapak Jusuf Hamka (Babah Alun), salah satu ketua PBNU sekaligus pengusaha jalan tol terkemuka
  4. Santunan dimaksudkan untuk meringankan beban masyarakat di tengah situasi ekonomi yang cukup sulit
  5. bantuan awal secara simbolis akan diserahkan oleh Ketua Umum PBNU pada tanggal 5 Oktober 2022.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR