BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Momen Sumpah Pemuda, Arema FC Harap Kompetisi Bisa Digulirkan Lagi

26-10-2020 21:06 | Serafin Unus Pasi

Para pemain dan wasit Shopee Liga 1 2020 (c) Liputan6.com/Johan Tallo Para pemain dan wasit Shopee Liga 1 2020 (c) Liputan6.com/Johan Tallo

Bola.net - Sebuah asa diapungkan Arema FC ihwal kelanjutan Shopee Liga 1 musim 2020. Klub berlogo singa mengepal ini berharap agar para pemangku kekuasaan meresapi semangat Sumpah Pemuda dan mengeluarkan izin agar kompetisi bisa bergulir lagi.

"Arema berharap, pada momen Sumpah Pemuda 28 Oktober ini, bisa mempertimbangkan soal perizinan," ucap General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, pada Bola.net.

"Semoga dengan tuah Sumpah Pemuda, pihak kepolisian bisa menelaah kembali arti penting sepak bola," ia menambahkan.

Menurut Ruddy, sejatinya, ada kesamaan semangat antara sumpah pemuda dan kompetisi sepak bola. Keduanya, sambung manajer berusia 49 tahun ini, sama-sama bertujuan untuk mempersatukan bangsa.

"Dari Sabang sampai Merauke, kami bersatu dan rela berkorban demi bangsa ini," kata Ruddy.

"Ini yang seharusnya menjadi perhatian dari para pemangku kekuasaan," sambungnya.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.

1 dari 2 halaman

Berbicara dalam Bahasa Bola

Lebih lanjut, Ruddy pun mengomentari soal belum tuntasnya masalah perizinan kompetisi. Masalah inilah yang membuat lanjutan kompetisi belum bisa dipastikan bakal bergulir.

"Berbicara kompetisi seharusnya dengan bahasa sepak bola. Tidak bisa membicarakan sepak bola dengan bahasa keamanan. Nggak akan nyambung," tuturnya.

"Jadi, kalau ingin membahas kompetisi, ya harus dengan bahasa bola," ia menambahkan.

2 dari 2 halaman

Hal Positif Jika Kompetisi Berlanjut

Menurut Ruddy, ada sejumlah alasan mengapa kompetisi seharusnya mendapat izin. Pria asal Madiun tersebut menilai bahwa ada hal-hal positif yang bisa didapat dengan bergulirnya kompetisi.

"Kita semua kan tahu bahwa sepak bola adalah olahraga dan hiburan rakyat," kata Ruddy.

"Saya yakin bila kompetisi digelar, rakyat mendapat hiburan, kendati mereka hanya bisa menonton lewat televisi," ia menandaskan.

(Bola.net/Dendy Gandakusumah)

KOMENTAR