BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Manajer Arema FC Usulkan Lanjutan Kompetisi Digelar di Jawa, Madura, dan Bali

29-05-2020 18:54 | Serafin Unus Pasi

Para pemain dan wasit Shopee Liga 1 2020 (c) Liputan6.com/Johan Tallo Para pemain dan wasit Shopee Liga 1 2020 (c) Liputan6.com/Johan Tallo

Bola.net - Arema FC membeber usulan mereka terkait kelanjutan kompetisi Shopee Liga 1 musim 2020. Klub berlogo singa mengepal ini melontarkan ide agar kelanjutan kompetisi dipusatkan di Jawa, Bali, dan Madura.

General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, mengaku telah melontarkan usulan ini pada rapat virtual antara PSSI dan klub-klub peserta Liga 1 musim 2020, Rabu (27/05) lalu. Usulan ini, sambung Ruddy, dilontarkan Arema sebagai salah satu solusi mengurangi potensi paparan virus Corona jika kompetisi dimulai lagi.

"Dari 18 klub yang ada di Liga 1 saat ini, 12 di antaranya kan berada di Pulau Jawa, Bali, dan Madura," kata Ruddy.

"Nah, bagaimana caranya klub-klub lain bisa berkandang di Jawa," sambungnya.

Dengan dipusatkannya kompetisi di Jawa, Madura, dan Bali, menurut Ruddy, potensi paparan virus Corona bisa diminimalisir. Pasalnya, tim-tim bisa memanfaatkan akses tol Transjawa untuk melakoni laga tandang.

"Kalau menggunakan sarana transportasi bus yang khusus untuk tim tersebut, tentu risiko akan lebih kecil. Pasalnya, mereka tidak bercampur baur dengan orang-orang lain, seperti jika menggunakan sarana angkutan umum," tuturnya.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.

1 dari 2 halaman

Ketersediaan Stadion

Lebih lanjut, Ruddy menyebut bahwa klub-klub dari luar Jawa, Madura, dan Bali tak perlu risau harus mengungsi untuk sementara waktu. Pasalnya, menurut pria berusia 48 tahun tersebut, ketersediaan stadion di Jawa sangat mencukupi.

"Nggak ada masalah. Misalnya, di Bandung ada dua. Belum lagi di sekitar Jakarta, seperti Karawang dan lain-lain," ungkap Ruddy.

"Jadi, nggak ada masalah jika memang harus pindah ke Jawa," imbuhnya.

2 dari 2 halaman

Dana Komersial Berbeda

Sementara itu, Ruddy menyebut, agar adil maka klub-klub yang harus hijrah wajib mendapat keistimewaan. Menurut pria asal Madiun ini, salah satunya, klub-klub tersebut bisa mendapat tambahan share dana komersial.

"Ya dana komersial klub-klub tersebut harus ditambah. Toh pengeluaran mereka untuk latihan, akomodasi, dan lain-lain. Jumlahnya berapa? Terserah saja sesuai kebutuhan mereka," papar Ruddy.

"Menurut saya, secara ekonomis, justru mereka lebih hemat kalau berkandang di Jawa. Sebagian besar laga tandang mereka kan ke Jawa," ia menandaskan.

(Bola.net/Dendy Gandakusumah)

KOMENTAR