Liga 2: Resmi Latih PSIM, Imran Nahumarury Tertantang Bawa Tim Promosi ke Liga 1

Gia Yuda Pradana | 16 April 2022, 21:56
Imran Nahumarury, pelatih baru PSIM Yogyakarta (c) Dok. PSIM Yogyakarta
Imran Nahumarury, pelatih baru PSIM Yogyakarta (c) Dok. PSIM Yogyakarta

Bola.net - Kursi pelatih PSIM Yogyakarta akhirnya terisi. Sosok yang dipercaya untuk menakhodai PSIM mengarungi Liga 2 musim depan adalah Imran Nahumarury.


Chief Executive Officer (CEO) PSIM Jogja, Bima Sinung Widagdo, mengatakan bahwa penunjukan Imran ini bukan tanpa alasan. Ia merasa Imran sedang naik daun.

Selain itu, Imran juga sosok yang tak takut dengan tantangan. Ia merasa tertantang membawa PSIM ke Liga 1.

"Coach Imran adalah sosok pelatih yang sedang naik daun dan menginginkan tantangan lebih dalam kariernya, sesuai dengan tantangan yang kami berikan untuk membawa PSIM promosi ke Liga 1," ujar Bima.

"Coach Imran juga sosok pelatih yang selalu mengikuti perkembangan dalam ilmu kepelatihan sepakbola, di mana sepakbola terus berkembang dari waktu ke waktu,” sambungnya.

Bima juga menilai bahwa Imran punya pengalaman di kancah sepakbola Tanah Air. Itu akan sangat membantu pelatih asal Tulehu tersebut untuk memimpin PSIM di Liga 2 nanti.

"Pengalaman coach Imran sebagai mantan pemain Timnas yang malang melintang dalam persepakbolaan nasional akan membantu yang bersangkutan dalam memimpin sebuah tim. Integritas dan kepemimpinan coach Imran sewaktu menangani PSIS juga dikenal amat baik dalam memimpin tim,” lanjut Bima.

1 dari 1 halaman

Komentar Imran

PSIM Yogyakarta di Liga 2 muim 2021 (c) Bagaskara Lazuardi

Sementara itu, Imran Nahumarury mengaku senang bisa mendapatkan kesempatan untuk bergabung dengan keluarga besar PSIM.

Imran juga mengungkapkan bahwa dirinya siap menerima tantangan yang diberikan oleh manajemen untuk membawa PSIM kembali berlaga di kasta tertinggi Liga Indonesia.

"Tentu saya sangat senang bisa bergabung dengan salah satu tim besar era perserikatan yang mempunyai sejarah penting bagi dunia sepak bola Tanah Air," Imran menuturkan.

"Saya merasa tertantang untuk membawa PSIM Jogja berkiprah di Liga 1 dan saya ingin menjadi bagian dari sejarah kebangkitan tim ini,” lanjutnya.

Sebelumnya, PSIM gagal mempertahankan Seto Nurdiyantoro. Pelatih berusia 47 tahun itu pindah ke klub tetangga, PSS Sleman.

Di klub itu Seto mendapatkan kontrak selama dua musim. Padahal di Liga 2 musim lalu penampilan PSIM di bawah asuhan Seto cukup baik. Mereka nyaris promosi ke Liga 1. Sayangnya di laga perebutan juara ketiga PSIM kalah dari Dewa United.

Kedatangan Imran diharapkan bisa mengubah nasib PSIM yang sudah sangat lama tidak bermain di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Disadur dari: Bola.com/Hery Kurniawan/Hendry Wibowo, 14 April 2022

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR