BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Liga 1 2020: 4 Motor Permainan Persipura Jayapura

09-02-2020 08:37 | Gia Yuda Pradana

Latihan Persipura Jayapura (c) Bola.com/Iwan Setiawan Latihan Persipura Jayapura (c) Bola.com/Iwan Setiawan

Bola.net - Ada beberapa perubahan komposisi di skuad Persipura Jayapura. Mutiara Hitam pun sudah cukup siap untuk Liga 1 2020.

Tim besutan Jacksen F Tiago ini hanya punya tujuh pemain baru yang didatangkan dari klub lain. Itu sudah termasuk empat pemain asing, dua di antaranya adalah pinjaman dari Arema, Arthur Cunha dan Sylvano Comvalius.

Namun, Persipura ditinggal beberapa nama senior, yakni Imanuel Wanggai dan Anis Tjoe.

Tim berjulukan Mutiara Hitam ini melanjutkan peremajaan tim sesuai arahan petinggi klub yang menginginkan skuat lebih bertenaga. Maklum, Persipura sudah tiga musim terakhir tidak merasakan gelar juara. Terakhir, mereka mengangkat trofi di ajang ISC 2016.

Sejak awal persiapan, mereka melakukan langkah serius. Sejak 26 Januari mereka melakukan pemusatan latihan di Kusuma Agro Wisata, Kota Batu.

Rencananya hingga 27 Februari mendatang, Persipura menyusun kekuatan di tempat berhawa sejuk itu.

Kini, sudah mulai terlihat siapa saja pemain yang akan jadi kunci Persipura musim 2020.

1 dari 4 halaman

Arthur Cunha

Arthur Cunha da Rocha (c) Bola.com/Iwan Setiawan Arthur Cunha da Rocha (c) Bola.com/Iwan Setiawan

Arthur Cunha da Rocha masih tetap menjadi satu di antara palang pintu tangguh di Indonesia. Dia dilepas Arema karena tidak masuk dalam komposisi skuat baru bentukan pelatih Mario Gomez.

Arthur lebih maksimal di Persipura lantaran ada pemain dan tim pelatih sesama Brasil.

Selain itu, faktor dipinjamkan Arema menjadi pecelut Arthur untuk tampil lebih maksimal. Dia ingin membuktikan jika Singo Edan salah melepasnya. Ini juga jadi pengalaman pertamanya dilepas dengan status pinjaman.

Di Persipura dia dapat tendem yang cukup apik, yakni bek senior Ricardo Salampessy. Ada juga Israel Wamiau yang pernah jadi duetnya di Arema musim 2018.

Bekal 5 tahun merumput di Indonesia sangat berguna bagi Arthur untuk membuat pertahanan Persipura tetap rapat. Pasalnya, pada musim lalu, tim Mutiara Hitam jadi tim kedua yang paling sedikit kemasukan. Yakni 38 gol.

2 dari 4 halaman

Todd Rivaldo Ferre

Aksi Todd Rivaldo saat melawan Qatar di Piala AFC U-19. (c) bola.com/Vitalis Yogi Trisna Aksi Todd Rivaldo saat melawan Qatar di Piala AFC U-19. (c) bola.com/Vitalis Yogi Trisna

Todd Rivaldo Fere baru berusia 20 tahun. Tapi, dia layak jadi gelandang masa depan Persipura. Posturnya yang mungil bisa ditutupi dengan skill dan daya jelajahnya yang tinggi. Wajar jika Jacksen menyebutnya sebagai satu di antara pemain penting Persipura musim lalu.

Dia tidak canggung ketika harus berkolaborasi dengan seniornya seperti Boaz Salossa dan Ian Kabes. Musim ini, ia diprediksi lebih bersinar.

Hanya saja, perannya di Persipura bisa saja hilang jika dia dipanggil ke Timnas Indonesia U-22. Tapi, selama tidak ada agenda timnas, Todd akan banyak dimaksimalkan untuk membuat lini tengah Persipura hidup.

3 dari 4 halaman

Boaz Solossa

Boaz Solossa (c) PT Liga Indonesia Baru Boaz Solossa (c) PT Liga Indonesia Baru

Boaz Solossa tetap punya peran penting meski usianya tak muda lagi. Kehadirannya sudah bisa membuat kepercayaan diri pemain lain meningkat.

Lawan juga merasa segan dan grogi jika harus berhadapan dengannya. Boaz sudah jadi simbol kegarangan lini depan sekaligus kapten tim Persipura.

Musim lalu, perannya lebih banyak difungsikan sebagai second striker dan pengatur irama permainan Mutiara Hitam.

Meski tak lagi jadi ujung tombak, dia masih bisa jadi pemain tersubur kedua Persipura dengan sembilan gol.

Karakter bermain Boaz juga lebih cerdik. Ia tidak lagi mengandalkan kecepatan sebagai senjata utama. Skill dan tembakan akurat yang sering diperlihatkan untuk membahayakan gawang lawan.

4 dari 4 halaman

Sylvano Comvalius

Latihan Sylvano Comvalius di Persipura (c) Bola.com/Iwan Setiawan Latihan Sylvano Comvalius di Persipura (c) Bola.com/Iwan Setiawan

Jacksen Tiago telah menyiapkan skema khusus untuk mengembalikan ketajaman Sylvano Comvalius seperti saat jadi top scorer Liga 1 bersama Bali United musim 2017.

Persipura berupaya mengembalikan kondisi fisiknya dulu, sehingga saat kompetisi, dia kembali tangguh berduel dengan lawan.

Pada musim 2017, dia dikenal sebagai striker yang kuat menahan bola sekaligus targetman sejati.

Jacksen melihat Comvalius bisa cocok di Persipura karena permainan kolektif. Dia bakal mendapatkan banyak suplai bola sama seperti saat di Bali United.

Di Bali United, dia dilayani Stefano Lilipaly, Nick Van der Velden, dan Irfan Bahcdim. Di Persipura, ada Boaz Salossa, Ian Kabes, Todd Ferre, dan yang lainnya.

Disadur dari: Bola.com/Penulis Iwan Setiawan/Editor Wiwig Prayugi

Published: 8 Februari 2020

KOMENTAR