Laporkan 3 Laga Awal BRI Liga 1, PSSI Berharap Pertandingan Keempat Segera Berjalan

Serafin Unus Pasi | 30 Agustus 2021, 22:21
Pemain Persipura Jayapura pada duel melawan Persita Tangeran di pekan pertama BRI Liga 1 2021/2022 (c) Bagaskara Lazuardi
Pemain Persipura Jayapura pada duel melawan Persita Tangeran di pekan pertama BRI Liga 1 2021/2022 (c) Bagaskara Lazuardi

Bola.net - Wakil Ketua Umum (Waketum) PSSI, Iwan Budianto, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi, dan Direktur Utama (Dirut) PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita mengunjungi Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Senin (30/8/2021). Kedatangan ketiganya untuk bertemu Kepala BNPB, Ganip Warsito.


Kepada Ganip, ketiganya melaporkan tiga pertandingan awal BRI Liga 1 2021/2022 yang berlangsung pada 27-29 Agustus 2021. Tiga laga itu mempertemukan Bali United dengan Persik Kediri, Persipura Jayapura kontra Persita Tangerang, dan Bhayangkara FC versus Persiraja Banda Aceh.

"Alhamdulillah tadi kami melakukan diskusi dan melaporkan kepada Kepala BNPB, Ganip Warsito terkait perkembangan BRI Liga 1 2021/2022," ujar Yunus, disadur dari laman PSSI.

"Beliau sangat mendukung bahkan antusias mengikuti pertandingan BRI Liga 1 2021/2022," katanya menambahkan.

Baca halaman berikutnya ya Bolaneters.

1 dari 1 halaman

Harapan PSSI

PSSI pun berharap, rekomendasi untuk laga selanjutnya bisa cepat keluar. Sebelumnya, jadwal sisa enam pertandingan pekan pertama telah bocor di media sosial.

Partai keempat akan mempertemukan Persikabo 1973 dengan Madura United pada 3 September. Sehari berselang, PSIS Semarang bakal bersua Persela Lamongan, Borneo FC melawan Persebaya Surabaya, dan Persib Bandung versus Barito Putera.

Kemudian pada 5 September, bakal ada dua partai terakhir pekan pertama BRI Liga 1. Dua laga tersebut yaitu PSM Makassar kontra Arema FC, dan PSS Sleman melawan Persija Jakarta.

"Kami berharap pertandingan keempat segera berjalan," tutur Yunus.

"Dengan dukungan dari BNPB ini, PSSI mengapresiasi dan berkomitmen untuk terus menjalankan kompetisi dengan protokol kesehatan yang ketat," imbuhnya.

(Bola.net/Fitri Apriani)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR