BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Kuncoro Harap Pelatih Anyar Bisa Kembalikan Karakter Arema

13-08-2020 20:31 | Serafin Unus Pasi

Skuat Arema FC rayakan gol Kushedya Hari Yudo ke gawang Tira Persikabo di pekan perdana Shopee Liga 1 2020 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (02/03/2020). (c) Bola.com/M Iqbal Ichsan Skuat Arema FC rayakan gol Kushedya Hari Yudo ke gawang Tira Persikabo di pekan perdana Shopee Liga 1 2020 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (02/03/2020). (c) Bola.com/M Iqbal Ichsan

Bola.net - Sebuah asa diungkapkan Kuncoro soal kandidat pelatih Arema FC pada lanjutan Shopee Liga 1 musim 2020. Legenda Arema ini berharap agar sosok pelatih anyar tersebut bisa mengembalikan karakter Arema.

"Kami berharap agar pelatih kepala berikutnya bisa mengembalikan karakter Arema," ucap Kuncoro.

"Kami yakin ia juga akan menyesuaikan diri dengan karakter Arema ini," sambung asisten pelatih Arema FC tersebut.

Lebih lanjut, Kuncoro membeber karakter Arema yang ia maksud. Salah satunya, sambung pelatih berusia 46 tahun tersebut, adalah permainan keras.

"Kita identik dengan permainan keras. Permainan keras di sini bukan kasar atau ngawur," papar Kuncoro.

"Permainan keras ini cenderung kepada pressing ketat dan tak memberi lawan banyak kesempatan menguasai bola," ia menambahkan.

Menurut Kuncoro, karakter Arema ini sempat tak terlihat. Walhasil, mereka sempat kesulitan dalam bertanding.

"Karenanya, kami berharap agar pelatih ini bisa mengembalikan karakter Arema," tuturnya.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.

1 dari 1 halaman

Sepakat Pilihan Manajemen

Manajemen Arema FC sendiri telah mengerucutkan pilihan mereka ke satu nama. Mereka pun telah berkomunikasi dengan para asisten pelatih soal satu nama ini.

Menurut Kuncoro, ia sepakat dengan sosok yang dipilih manajemen Arema FC tersebut. Hal ini, sambung pelatih berlisensi C AFC tersebut, tak lepas dari rekam jejak si pelatih tersebut yang meyakinkan.

"Kalau lihat rekam jejaknya, saya sepakat dengan pilihan manajemen ini," tandasnya.

(Bola.net/Dendy Gandakusumah)

KOMENTAR