BERITA TIMNAS JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Kronologi Dipecatnya Iwan Setiawan dari Persela: Didemo, Dijual di Market Place, Dipecat!

29-11-2021 13:57 | Asad Arifin

BRI Liga 1: Pelatih Persela Lamongan, Iwan Setiawan (c) Bola.net/M Iqbal Ichsan
BRI Liga 1: Pelatih Persela Lamongan, Iwan Setiawan (c) Bola.net/M Iqbal Ichsan

Bola.net - Iwan Setiawan harus mengakhiri tugas sebagai pelatih Persela Lamongan lebih cepat di BRI Liga 1 2021/2022. Iwan Setiawan resmi dipecat Laskar Joko Tingkir usai rangkaian hasil buruk yang didapat.

Pengumuman dipecatnya Iwan Setiawan dilakukan Persela secara resmi lewat akun media sosial klub, @perselafc.

“Persela Lamongan dapat mengkonfirmasi bahwa Iwan dan asisten telah meninggalkan perannya sebagai pelatih di Persela Lamongan. Terimakasih untuk semuanya coach,” tulis akun tersebut, Senin (29/11/2021) siang.

1 dari 4 halaman

Didik Ludianto Juga Out?

Pelatih Persela Lamongan di Piala Menpora 2021, Didik Ludiyanto (c) Muhammad Iqbal Ichsan
Pelatih Persela Lamongan di Piala Menpora 2021, Didik Ludiyanto (c) Muhammad Iqbal Ichsan

Dari informasi itu, kemungkinan tidak hanya Iwan Setiawan saja yang hengkang dari Laskar Joko Tingkir. Asisten pelatih Didik Ludianto juga terkena dampak mengikuti jejak sang pelatih kepala.

Keputusan ini diambil setelah Persela melewati lima pertandingan terakhir tanpa kemenangan. Bahkan, Laskar Joko Tingkir menelan empat kekalahan beruntun. Teranyar, mereka babak belur dihajar Persikabo 1973 dengan skor 2-4 pada Sabtu (27/11/2021).

Dwi Kuswanto dkk. tercatat hanya pernah menang tiga kali. Sisanya hasil tiga kali seri dan delapan kekalahan.

Penampilan buruk itu membuat Persela Lamongan kini tercecer di peringkat ke-15 klasemen sementara dengan 12 angka. Mereka hanya satu strip di atas zona merah yang dihuni Persik Kediri, Persipura Jayapura, dan Persiraja Banda Aceh.

Simak kronologi lainnya dari dipecatnya Iwan Setiawan di bawah ini ya Bolaneters.

2 dari 4 halaman

Dijual di Market Place

BRI Liga 1: Pelatih Persela Lamongan, Iwan Setiawan di laga pekan pertama melawan Persebaya (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi
BRI Liga 1: Pelatih Persela Lamongan, Iwan Setiawan di laga pekan pertama melawan Persebaya (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Sebelumnya, Iwan Setiawan, sudah menjadi sasaran amarah suporter. Di instagram, muncul sebuah gambar yang menunjukkan bahwa dia dijual di sebuah situs e-commerce. Dalam gambar itu, Iwan Setiawan dijual dengan harga Rp80 ribu.

“Dijual pelatih Persela minus kebanyakan koar-koar,” demikian informasi dalam gambar tersebut.

Dari penelusuran Bola.com, ternyata tidak ditemukan unggahan penjualan yang dimaksud. Kemungkinan itu merupakan hasil editan dari tingkah iseng suporter. Sebab, font hurufnya berbeda dari unggahan lain.

Gambar itu rupanya pertama kali diunggah oleh akun instagram @infopersela. Hasil editan itu bisa jadi merupakan wujud sindiran LA Mania kepada Iwan Setiawan. Dia dinilai gagal mengangkat performa Persela selama bersaing di BRI Liga 1 2021/2022.

3 dari 4 halaman

Demo Suporter

Persela Lamongan di BRI Liga 1 2021/2022 (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi
Persela Lamongan di BRI Liga 1 2021/2022 (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Suporter dengan warna kebesaran biru muda itu sebenarnya sudah melakukan demo di Alun-Alun Lamongan pada Rabu (24/11/2021). Dengan mengenakan atribut Persela, mereka menuntut manajemen Persela melakukan langkah-langkah konkret dalam waktu dekat.

Salah satu tuntutan yang disuarakan oleh para suporter adalah memberhentikan pelatih Persela Lamongan, Iwan Setiawan dan Didik Ludianto. Mereka juga menuntut agar manajemen melakukan evaluasi seluruh pemain Persela.

LA Mania pun berencana menggelar demo kepada manajemen untuk menuntut perbaikan. Informasi itu diunggah oleh akun instagram @l.a_mania_official. Aksi unjuk rasa ini akan digelar pada Rabu (1/12/2021) dengan titik kumpul di sekretariat LA Mania

Tapi, kemungkinan aksi demo itu urung terjadi mengingat manajemen Persela akhirnya menurut permintaan suporter.

4 dari 4 halaman

Klasemen BRI Liga 1

Disadur dari Bola.com: Aditya Wani/Wiwig Prayugi, 29 November 2021

KOMENTAR