BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Kompetisi Belum Pasti, Arema Izinkan Pelatih dan Pemain Asing Pulang Kampung

09-04-2020 23:11 | Dimas Ardi Prasetya

Pelatih Arema FC, Roberto Carlos Mario Gomez (c) Arema FC Official Pelatih Arema FC, Roberto Carlos Mario Gomez (c) Arema FC Official

Bola.net - Belum adanya kepastian soal kelanjutan kompetisi Shopee Liga 1 musim 2020, yang saat ini terhenti akibat pandemi Corona, membuat Arema FC mengambil langkah strategis. Klub berlogo singa mengepal ini mengizinkan pelatih dan pemain asing mereka pulang kampung selama kompetisi dihentikan.

"Kami mempersilakan bahkan menyarankan para pelatih dan pemain asing untuk pulang kampung," kata General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, pada Bola.net.

"Toh, saat ini semua tim mengambil kebijakan serupa," sambungnya.

Menurut Ruddy, yang sudah memastikan akan pulang adalah pelatih kepala Arema FC, Mario Gomez dan trio pemain asing mereka, Jonatan Bauman, Elias Alderete, dan Matias Malvino. Sementara, pelatih fisik Marcos Gonzalez dan pelatih kiper Felipe Americo masih memilih bertahan di Indonesia.

"Saat ini, Coach Gomez dan kawan-kawan masih menanti jadwal penerbangan untuk ke negara mereka," tuturnya.

Skuad Arema sendiri saat ini masih diliburkan. Diliburkannya skuad besutan Mario Gomez ini tak lepas dari terhentinya kompetisi musim ini untuk mencegah kian masifnya persebaran virus Corona di Indonesia.

Mulanya, skuad diliburkan sampai 5 Mei mendatang. Hal ini dengan asumsi kompetisi bakal bergulir lagi pada 1 Juli, sesuai rencana PSSI. Belakangan, rencana ini mundur sampai 1 Juni mendatang.

Sejauh ini pun belum ada kepastian soal kelanjutan kompetisi musim ini. Yang pasti, jika sampai 1 Juli mendatang kondisi masih belum kondusif, kompetisi bakal dihentikan permanen.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.

1 dari 1 halaman

Tak Risau Persiapan

Lebih lanjut, Ruddy mengaku saat ini keputusan untuk memulangkan pemain dan pelatih asing merupakan keputusan paling tepat. Pasalnya, kendati mereka berada di Indonesia, tim tetap tidak bisa menggelar latihan.

"Kita mengikuti aturan pemerintah soal masa tanggap darurat ini. Semoga saja tidak mundur lagi," kata Ruddy.

"Yang pasti, saat ini, kami mau latihan pun tidak bisa. Tidak ada lapangan yang diizinkan untuk bisa dipergunakan latihan," tandasnya.

(Bola.net/Dendy Gandakusumah)

KOMENTAR