Ketua Umum PSSI: Arema FC Dilarang Gelar Laga Kandang di Sisa Liga 1 2022/23

Serafin Unus Pasi | 2 Oktober 2022, 08:37
Aremania, suporter Arema FC (c) Bola.com/Iwan Setiawan
Aremania, suporter Arema FC (c) Bola.com/Iwan Setiawan

Bola.net - Ketua umum PSSI, Mochamad Iriawan menyebut Arema FC akan menerima sanksi berat atas tragedi Kanjuruhan. Iriawan menyebut tim berjuluk Singo Edan itu dihukum tidak boleh menggelar laga kandang di sisa musim Liga 1 2022/23.

Kemarin malam, sebuah insiden besar terjadi di Stadion Kanjuruhan. Pada saat itu ada laga sarat gengsi antara Arema FC melawan rival abadi mereka, Persebaya Surabaya.

Pertandingan yang berakhir dengan kemenangan tim tamu dengan skor 3-2 itu berakhir ricuh. Ribuan Aremania menerobos masuk ke dalam lapangan untuk meluapkan kemarahan mereka, dan insiden tersebut membuat sejumlah Aremania harus kehilangan nyawanya.

Iriawan mengaku turut bersimpati dengan insiden tersebut. "PSSI menyesalkan tindakan suporter Aremania di Stadion Kanjuruhan," ujar Iriawan melalui laman resmi PSSI.

1 dari 2 halaman

Bentuk Tim Investigasi

Iriawan menyebut bahwa PSSI tidak akan tinggal diam. Ia berjanji akan mengusut tuntas insiden yang merenggut banyak nyawa tersebut.

Ia sudah memerintahkan PSSI untuk membentuk tim invstigasi untuk mengusut insiden ini hingga tuntas.

"Kami berduka cita dan meminta maaf kepada keluarga korban dan semua pihak atas insiden tersebut. Untuk itu PSSI langsung membentuk tim invstigasi dan segera berangkat ke Malang," kata Iriawan.

2 dari 2 halaman

Hukuman Berat

Pria yang disapa Iwan Bule itu juga menegaskan bahwa Arema FC bakal dihukum berat atas insiden mengerikan tersebut.

Ia menyebut bahwa tim berlogo Singa Mengepal itu tidak boleh menggelar laga kandang di sisa musim 2022/23 ini.

"Untuk sementara kompetisi Liga 1 2022/2023 kami hentikan selama satu pekan. Selain itu, tim Arema FC dilarang menjadi tuan rumah selama sisa kompetisi musim ini," imbuhnya.

(Liga Indonesia Baru)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR