Ketua The Jakmania Soal Aksi Rasisme pada Patrich Wanggai: Sungguh Memalukan

Asad Arifin | 23 Maret 2021, 15:08
Patrich Wanggai usai membobol gawang Persija Jakarta di laga Grup B Piala Menpora 2021 (c) Bola.net / Arief Bagus Prasetiyo
Patrich Wanggai usai membobol gawang Persija Jakarta di laga Grup B Piala Menpora 2021 (c) Bola.net / Arief Bagus Prasetiyo

Bola.net - Ketua The Jakmania, Diky Budi Ramadhan, bereaksi atas adanya komentar rasisme yang ditujukan pada Patrich Wanggai. Menurut Dicky, apapun alasannya, hal tersebut tidak bisa dibenarkan.


Ujaran yang mengandung kata rasis secara masif muncul di kolom komentar akun instragram Patrich Wanggai. Hal tersebut terjadi usai Wanggai membawa PSM Makassar mengalahkan Persija Jakarta.

Wanggai mencetak satu gol saat PSM Makassar menang dengan skor 2-0 dari Persija laga Grup B Piala Menpora 2021. Satu gol PSM lainnya pada duel Senin (22/3/2021) di Stadion Kanjuruhan itu dicetak Yakob Sayuri.

1 dari 2 halaman

Memalukan

Setelah membobol gawang Persija, Patrich Wanggai melakukan selebrasi. Mantan pemain Persebaya Surabaya ini menutup mata dengan tangan kanannya sembari berlari.

"Apapun alasannya, rasialisme itu tidak dapat dibenarkan. Pihak-pihak yang melakukan itu sungguh-sungguh memalukan," kata Diky kepada Bola.com, Selasa (23/3/2021).

"Energi yang besar sebagai pendukung klub seharusnya dialirkan dengan cara agar klub bisa bermain lebih baik lagi dan membawa kemenangan," imbuh pria yang karib dipanggil Diky Soemarno tersebut.

2 dari 2 halaman

Berawal dari Informasi di Twitter

Kabar Patrich Wanggai menerima pelecehan rasial berawal dari utas akun Twitter @medioclubID. Akun tersebut menggunggah potongan layar komentar-komentar bernada rasial di akun Instagram sang pemain, @wanggaipatrich.

Sejumlah netizen menduga aksi rasialisme terhadap Patrich Wanggai dilakukan oleh oknum warganet yang berasal dari suporter Persija.

Peristiwa ini ramai dibahas di media sosial. Patrich Wanggai mendapatkan banyak pembelaan netizen yang prihatin dengan masih adanya bentuk rasialisme di sepak bola.

Disadur dari Bola.com (Penulis: Muhammad Adiyaksa/Editor: Hendry Wibowo, 23 Maret 2021)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR