Kerusuhan Suporter di Surabaya, Netizen Khawatir Indonesia Batal jadi Tuan Rumah Piala Dunia

Afdholud Dzikry | 30 Oktober 2019, 14:41
Kerusuhan Suporter di Surabaya, Netizen Khawatir Indonesia Batal jadi Tuan Rumah Piala Dunia
Bonek masuk lapangan saat laga Persebaya Surabaya Vs PSS Sleman di Stadion Gelora Bung Tomo, Selasa (29/10/2019). (c) Bola.com/Aditya Wany

Bola.net - Kerusuhan suporter pecah di Surabaya, tepatnya di Stadion Utama Gelora Bung Tomo (GBT), Selasa (29/10/2019) kemarin. Kekalahan Persebaya Surabaya atas PSS Sleman dengan skor 2-3 menjadi pemicu kerusuhan tersebut. Kekalahan yang menjadi kekalahan ketiga beruntun Bajul Ijo.

Sejumlah suporter Persebaya langsung turun ke lapangan sebagai bentuk protes kepada manajemen tim. Penyebabnya, Bajul Ijo tidak mendapatkan hasil yang memuaskan dalam enam pertandingan beruntun.

Sebelumnya ditekuk PSS, Persebaya Surabaya menelan kekalahan 0-1 dari Persela Lamongan, kalah telak 1-4 dari Persib Bandung, ditahan imbang 0-0 oleh Borneo FC, menelan pil pahit 0-1 dari Barito Putera, dan imbang 1-1 dengan Bali United.

Akibat dari kericuhan ini, beberapa fasilitas Stadion Gelora Bung Tomo rusak parah dan mengalami kerugian besar. Padahal, GBT menjadi satu di antara venue di Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.

Kondisi ini menjadi sorotan banyak orang, salah satunya Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. selain itu, banyak pula warganet yang mengkhawatirkan kericuhan GBT akan berimbas kepada perhelatan Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia. Gelora Bung Tomo merupakan satu di antara calon venue untuk ajang tersebut.

Melansir dari Bola.com berikut sederet cuitan warganet yang waswas kericuhan Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, akan berimbas kepada terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.

1 dari 11 halaman

1. Khawatir FIFA Batalkan Indonesia Sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2021

2 dari 11 halaman

2. Warganet Ini Berharap Calon Venue Piala Dunia U-20 Dijaga

3 dari 11 halaman

3. Jangan karena Ricuh Lalu Indonesia Gagal Jadi Tuan Rumah

4 dari 11 halaman

4. Menang Kalah Itu Biasa, Jangan Sampai Gagal Sebagai Tuan Rumah

5 dari 11 halaman

5. Prihatin, Sebelumnya di Jogja dan Kini Surabaya

Tak hanya di GBT, bahkan salah satu venue untuk Piala Dunia U-20 2021 juga sempat menjadi saksi kericuhan suporter, yakni Stadion Mandala Krida. Saat itu, sejumlah suporter PSIM Yogyakarta mengamuk lantaran timnya kalah 2-3 dari Persis Solo pada laga bertajuk derbi mataram, Senin (21/10/2019).

6 dari 11 halaman

6. Jangan Sampai Ketahuan FIFA

7 dari 11 halaman

7. Junjung Sportivitas supaya FIFA Tak Mencabut Indonesia Sebagai Tuan Rumah

8 dari 11 halaman

8. Khawatirkan Keamanan Piala Dunia U-20 Mendatang

9 dari 11 halaman

9. Sangat Disayangkan

10 dari 11 halaman

10. Semoga Langsung Direnovasi Total untuk Piala Dunia U-20 2021

11 dari 11 halaman

Tonton Video Kerusuhan Ini

Disadur dari: Bola.com (Novie Rachmayanti/Yus Mei Sawitri)
Published: 29/10/2019

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR