Kerusuhan Kanjuruhan Telan Korban Jiwa, Malaysia Sampaikan Duka Cita

Aga Deta | 2 Oktober 2022, 13:47
Kerusuhan terjadi di Stadion Kanjuruhan usai laga Liga 1 2022/2023 antara Arema FC vs Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022) malam WIB. (c) AP Photo
Kerusuhan terjadi di Stadion Kanjuruhan usai laga Liga 1 2022/2023 antara Arema FC vs Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022) malam WIB. (c) AP Photo

Bola.net - Kerusuhan yang terjadi pascalaga Arema FC vs Persebaya Surabaya menelan ratusan korban jiwa. Federasi sepakbola Malaysia (FAM) ikut menyampaikan duka cita untuk tragedi di Kanjuruhan tersebut.

Seperti diketahui laga Arema FC vs Persebaya pada pekan ke-11 Liga 1 2022/2023 berakhir ricuh. Suporter yang kecewa dengan kekalahan Singo Edan masuk ke lapangan dan berbuat onar.

Aparat keamanan terpaksa memakai gas air mata untuk meredam kerusuhan. Namun, korban jiwa kemudian justru tak terhindarkan.

Menurut rilis resmi Polda Jatim, jumlah korban meninggal mencapai 127 orang. 125 dari suporter Arema dan dua anggota kepolisian.

1 dari 3 halaman

Ucapan Duka Malaysia

Kejadian itu menjadi perhatian dunia. Termasuk Federasi sepakbola Malaysia (FAM) yang menyampaikan ucapan dukanya melalui akun media sosial.

"FAM menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang tewas dalam tragedi kerusuhan penonton usai pertandingan Liga 1 Indonesia antara Arema FC dan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Indonesia, tadi malam," bunyi pernyataan FAM di media sosial.

2 dari 3 halaman

Ucapan Duka Presiden AFC

Ucapan duka juga datang dari presiden AFC Salman bin Ebrahim Al Khalifa. Dia sangat terkejut dan sedih mendengar tragedi memilukan ini.

“Saya sangat terkejut dan sedih mendengar berita tragis seperti itu keluar dari Indonesia yang mencintai sepak bola,” ucap Syaikh Salman di situs resmi AFC.

"Atas nama AFC dan keluarga sepak bola Asia, saya menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga dan teman-teman para korban, sambil mendoakan semoga lekas sembuh untuk para pendukung yang terluka dalam insiden itu dan dukungan untuk Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan klub-klubnya."

3 dari 3 halaman

Manajemen Arema Siap Bertanggung Jawab

Manajemen Arema FC sudah membuat pernyataan ihwal tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan. Mereka meminta maaf dan siap bertanggungjawab terkait kejadian ini.

"Arema FC menyampaikan duka mendalam atas musibah di Kanjuruhan. Manajemen Arema FC turut bertanggung jawab untuk penanganan korban baik yang telah meninggal dunia dan yang luka-luka," ujar Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris.

"Manajemen juga akan membentuk crisis center atau posko informasi yang menghimpun dan menerima laporan untuk penanganan korban yang dirawat di rumah sakit," tambah Haris.

Sumber: Twitter

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR