Kerusakan Stadion Sriwijaya Dapat Diperbaiki Relatif Singkat

Bola.net | 23 Juli 2018, 12:36
Stadion Gelora Jakabaring Sriwijaya (c) Liputan6.com/Nefri Inge
Stadion Gelora Jakabaring Sriwijaya (c) Liputan6.com/Nefri Inge
- Kerusakan yang terjadi di Stadion Gelora Jakabaring Sriwijaya dapat diperbaiki dalam waktu relatif singkat. Hal itu diungkapkan oleh Wakil Ketua PSSI, Joko Driyono. Ia mengungkapkan perbaikan dapat diselesaikan kira-kira dalam waktu dua pekan.


Stadion ini seperti diketahui dirusak oknum suporter dengan mencopot single seat selepas partai Sriwijaya FC kontra Arema FC, Sabtu (21/7/2018). Single seat Jakabaring dicopot dan dilemparkan ke dalam lapangan oleh penonton setelah Sriwijaya FC takluk 0-3 dari Arema FC.


Para penggemar tim berjuluk Laskar Wong Kito itu kecewa dengan manajemen tim yang dikabarkan menunggak gaji para pemain. Imbasnya, delapan pemain Sriwijaya FC didepak pada bursa transfer paruh musim Go-Jek Liga 1 bersama Bukalapak. (lip6/shd)

1 dari 3 halaman

Renovasi

Joko Driyono (c) Fitri Apriani

Joko Driyono (c) Fitri Apriani
Kerusakan Jakabaring, walau hanya di tribun penonton, berimbas besar terhadap pelaksanaan Asian Games 2018. Sebab, Jakabaring merupakan salah satu venue untuk cabang olah raga (cabor) sepak bola wanita.

"Saya tidak mau berspekulasi, tetapi kalau melihat kondisi yang ada kemarin itu ukuran satu atau dua minggu mungkin akan selesai," ujar Joko Driyono.

"Karena Jakabaring adalah venue yang dipersiapakan untuk Asian Games 2018, sencara informal kami sudah melakukan informasi kepada pihak Jakabaring," katanya menambahkan.
2 dari 3 halaman

Komunikasi

PSSI (c) Fitri Apriani

PSSI (c) Fitri Apriani
PSSI, kata Joko, telah berbicara dengan Pengelola Jakabaring Sport Center untuk segera memperbaiki kerusakan single seat di Jakabaring. Perkiraan awalnya, pemasangan single seat tidak akan memakan waktu lama.

"Mereka sangat tanggap dan hal tersebut langsung dilakukan recovery terhadap kerusakan agar pada saat Asian Games tidak ada kendala," imbuh Joko.
3 dari 3 halaman

Masuk Ranah Komdis

(c) AFP

(c) AFP
Perilaku penonton yang merusak single seat Jakabaring membuat Sriwijaya FC kena imbasnya. Joko mengatakan bahwa permasalahan ini segera masuk ke dalam ranah Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.

"Ada dua hal, pertama kaitannya dengan disiplin kompetisi tentu ini menjadi konsekuensi kami PSSI, Komdis, dan PT LIB," tutur pria asal Ngawi tersebut.

Kabar yang berhembus, Sriwijaya FC akan dilarang untuk menggunakan stadion tersebut hingga waktu yang belum diketahui. Para pendukung Sriwijaya FC sepertinya juga dilarang untuk masuk ke dalam stadion sebagai sanksi.



Sumber: Liputan6.com

[initial]

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR