BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Joko Driyono Senang Gelaran ISL Lancar

06-12-2011 07:54 |

Joko Drioyno semakin mantap dengan ISL (c) Bola-Esa Joko Drioyno semakin mantap dengan ISL (c) Bola-Esa

Bola.netBola.net - CEO PT Liga Indonesia (PT LI), Joko Driyono, mengaku senang dengan lancarnya gelaran Indonesian Super League (ISL) musim ini. Ia menegaskan, PT LI telah mengelola kompetisi resmi lantaran peserta ISL adalah anggota PSSI.


Joko juga menyebutkan akan melakukan segala upaya maksimal terkait isu yang muncul mengenai ISL. Bergulirnya ISL disebut-sebut lantaran setiap kontestan mendapatkan suntikan dana segar Rp3 miliar.

"Kami akan segara melakukan itu. Meski kita sudah mengetahui bersama, jika PT LI bukan bagian struktur PSSI," ucap Joko Driyono kepada Bola.net.

"Kami merupakan pengelola kompetisi yang mendapatkan mandat dari PSSI melalui klub-klub anggota," lanjutnya.

Karena itu, Joko membantah keras jika uang dan lobi-lobi yang membuat klub-klub mau berkompetisi di ISL.

"Mereka (klub) memproteksi semua yang diinvestasikan di dalam PT LI. Ini adalah kerja keras berpuluh-puluh klub selama sepuluh tahun. Oleh karena itu, posisi PT LI dan klub-klub memiliki harmonisasi agar kompetisi ini bisa berjalan. Jadi, tidak benar jika klub dibayar Rp3 miliar," tegasnya.

Joko juga memberikan jaminan jika kompetisi ISL akan terus berjalan. Meskipun, muncul rencana akan membubarkan kompetisi ini karena dinilai menyalahi aturan dan ilegal.

"Saya kira klub-klub peserta ISL bukanlah klub yang takut sanksi. Mereka tidak butuh pertolongan. Mereka memiliki posisi hukum (legal standing) yang kuat untuk bisa bertahan di kompetisi ini," terangnya.

PT LI dan klub-klub ISL berpatokan pada hasil Kongres tahunan PSSI di Bali, Januari 2011 lalu. PT LI juga mendasarkan pada dua referensi untuk tetap menggelar ISL. Pertama, karena diminta oleh klub selaku pemilik PT LI. Kedua, menjalankan even yang merupakan milik PSSI

"Sekarang semua tahu, di PSSI sendiri terjadi sengketa antara Komite Eksekutif , klub dan sebagainya. Oleh karena itu, kita akan jalan terus sejauh klub-klub menghendaki. Sesederhana itu saja. Apabila kewenangan dicabut di Kongres, dan klub-klub tidak mau main di ISL, maka juga selesai. Jadi, referensi kita hanya dua itu saja," katanya lagi.

Dengan pemaparan tersebut, Joko menjamin pencabutan keanggotaan klub PSSI hanya bisa dilakukan pada Kongres. Menurutnya, PSSI bukan badan peradilan yang bisa menjatuhkan sanksi seenaknya. PSSI harus dilihat dari kaca mata besarnya dan bukan sekedar pengurus. 

KOMENTAR