BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Jakarta Masih PSBB, Bhayangkara FC Berbagi Kandang dengan Persita

25-09-2020 14:38 | Gia Yuda Pradana

Latihan Bhayangkara FC (c) Bola.com/Yoppy Renato
Latihan Bhayangkara FC (c) Bola.com/Yoppy Renato

Bola.net - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berdampak terhadap Bhayangkara FC. Tim berjuluk The Guardian itu tak bisa berkandang di ibu kota saat mengarungi lanjutan Shopee Liga 1 2020.

Bhayangkara FC terpaksa angkat kaki dari ibu kota. Meski begitu, tim asuhan Paul Munster itu tak harus mengungsi terlalu jauh dari Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan.

"Kami baru mendapatkan suratnya dan benar Bhayangkara FC akan menggunakan Stadion Sport Center, Kelapa Dua, Tangerang sebagai kandang mereka," ujar Direktur Utama (Dirut) PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita.

Bhayangkara FC tak selamanya ber-homebase di kandang Persita Tangerang itu. Jika PSBB di ibu kota berakhir, maka kampiun Liga 1 2017 itu bakal kembali berkandang di Stadion PTIK.

"Ini mereka lakukan sampai PSBB di Jakarta dicabut oleh Pemprov DKI, baru kembali ke PTIK," ucap Akhmad.

Adapun, PSBB di Jakarta telah diperpanjang hingga 11 Oktober mendatang. Aturan tersebut sebelumnya berlaku sejak 4 September lalu.

Baca halaman berikutnya ya Bolaneters.

1 dari 1 halaman

Keinginan Bhayangkara FC

Uji coba Persija Jakarta vs Bhayangkara FC (c) Persija Media
Uji coba Persija Jakarta vs Bhayangkara FC (c) Persija Media

Akhmad juga menegaskan jika keputusan Bhayangkara FC berkandang di Stadion Sport Center tidak ada campur tangan LIB. Semua murni kehendak dari The Guardian.

"Bermain di Tangerang merupakan keinginan dari Bhayangkara sendiri bukan usulan dari kami," tuturnya.

Keputusan Bhayangkara FC ber-homebase di Tangerang memang cukup mengejutkan. Sebab, sebelumnya, Indra Kahfi dan kawan-kawan rencananya akan mengungsi ke Jawa Timur menempati Stadion Gelora Delta, Sidoarjo.

"Saya tidak tahu secara pasti mengapa tidak di Sidoarjo, kemungkinan besar mereka juga tidak dapat izin main di sana," imbuh Akhmad.

(Bola.net/Fitri Apriani)

KOMENTAR