Iwan Bule Bantah Adanya Tekanan Besar dari Internal Terkait KLB PSSI

Dimas Ardi Prasetya | 1 November 2022, 22:35
Iwan Bule Bantah Adanya Tekanan Besar dari Internal Terkait KLB PSSI
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan (c) Bola.net/M Iqbal Ichsan

Bola.net - Mochamad Iriawan membantah adanya tekanan besar dari pihak internal terkait digelarnya Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI.

Menurut Ketua Umum PSSI tersebut, pengguliran KLB PSSI dilakukan untuk kepentingan yang lebih besar yakni kompetisi.

Sesuai statuta PSSI, pengajuan rencana KLB harus disetujui 2/3 voters. Namun, saat ini diketahui hanya dua voters yang mendukung dilakukannya KLB yakni Persebaya Surabaya dan Persis Solo.

Meski demikian, Mochamad Iriawan menyebut, pengajuan KLB sudah bisa dilakukan karena didukung minimal 50 persen dari Komite Eksekutif (Exco). Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu menyebut, harus melakukan KLB untuk menghindari perpecahan di antara para votters.

"Saya rasa tekanan tidak ada. Akan tetapi, kami menangkap kepentingan yang lebih besar yaitu kompetisi supaya bisa bergulir," kata Mochamad Iriawan saat mengujungi SCTV Tower, Jakarta, Selasa (1/11/2022).

"Kami menganalisia, daripada itu terjadi dan kita telat, lebih baik sebelumnya mengambil langkah. Yang penting Exco-nya sudah 50 persen setuju. Jadi, tidak perlu lagi 2/3 voters-nya," tegasnya.

1 dari 4 halaman

Nasib Kompetisi

Mochamad Iriawan juga menyerahkan nasib Liga 1 kepada pemerintah setelah pihaknya mengumumkan rencana Kongres Luar Biasa (KLB). Menurut Iriawan, keputusan akhir berada di tangan pemerintah yang merekomendasikan KLB PSSI.

PSSI mengonfirmasi rencana KLB untuk mengakomodir keinginan dari Komite Eksekutif (Exco). Itu juga sudah sesuai dengan rekomendasi dari Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TIGPF) Tragedi Kanjuruhan.

TGIPF meminta petinggi PSSI mundur dan segera menggelar KLB. Mochamad Iriawan menyebut, saat ini pihaknya menyerahkan nasib Liga 1 kepada pemerintah apakah sudah bisa melanjutkan sebelum KLB atau menunggu hasil KLB.

"Kami serahkan ke pemerintah karena rekomendasinya kan itu. Mungkin, bisa ditanyakan nanti bagaimana dengan kita sudah KLB apakah menunggu atau setelah declare KLB pemerintah bisa memberikan izin," ucap Mochamad Iriawan.

2 dari 4 halaman

Ingin Dituntaskan

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan atau yang akrab disapa Iwan Bule ketika mengunjungi SCTV Tower, Selasa (1/11/2022). (c) Bola.net/M. Iqbal Ichsan

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan atau yang akrab disapa Iwan Bule ketika mengunjungi SCTV Tower, Selasa (1/11/2022). (c) Bola.net/M. Iqbal Ichsan

Mochamad Iriawan memastikan, mendukung penuh bergulirnya Liga 1 pasca-tragedi kanjuruhan. Menurut Iriawan, kompetisi harus dilanjutkan dengan berbagai pertimbangan yang matang.

"InsyaAllah saya berharap demikian. Kompetisi harus berjalan dan baru 97 pertandingan dan masih panjang," tegas Mochamad Iriawan.

Liga 1 belum lagi bergulir sejak Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022. Awalnya muncul rencana kompetisi akan kembali bergulir pada akhir November 2022.

3 dari 4 halaman

Tahapan KLB

PSSI telah memaparkan sejumlah tahapan menuju Kongres Luar Biasa alias KLB PSSI yang dijadwalkan bergulir pada 18 Maret 2023.

KLB PSSI akan lebih dulu diawali oleh kongres biasa PSSI pada 7 Januari 2023 dengan tujuan untuk membentuk Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP).

PSSI perlu membuat KP dan KBP karena ketua dan anggota KP dan KBP kongres pemilihan 2019 telah mengundurkan diri.

Step by step untuk menggelar KLB PSSI itu diungkapkan dalam surat PSSI kepada FIFA pada Senin (31/10/2022) bertanda tangan Sekjen PSSI, Yunus Nusi.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR