BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Ihwal Dampak Persebaran Virus Corona ke Liga 1, Ini Kata Pelatih Arema FC

03-03-2020 10:14 | Gia Yuda Pradana

Pelatih Arema FC, Roberto Carlos Mario Gomez (c) Arema FC Official Pelatih Arema FC, Roberto Carlos Mario Gomez (c) Arema FC Official

Bola.net - Mario Gomez angkat bicara soal kemungkinan terdampaknya kompetisi Shopee Liga 1 musim 2020 oleh persebaran Virus Corona di Indonesia. Pelatih Arema FC ini mengaku akan tetap menyiapkan timnya sembari menanti keputusan dari otoritas yang ada.

"Ini bukan keputusan kami. Yang pasti, kami akan tetap bekerja keras dan menyiapkan tim dengan berlatih," kata Gomez.

"Jika memang nanti dihentikan atau lanjut, kami akan mengikuti apa kata pihak yang mengambil keputusan," sambungnya.

Menurut Gomez, timnya tak bisa berbuat apa pun soal persebaran Virus Corona ini dan dampaknya bagi kompetisi sepak bola Indonesia. Yang bisa mereka lakukan, sambung pelatih asal Argentina tersebut, adalah berupaya menjaga diri.

"Kami tak bisa berbuat banyak. Kami hanya bisa berusaha berhati-hati dan menjaga diri," tuturnya.

Sebelumnya, persebaran Virus Corona di Indonesia sudah dipastikan terjadi. Hal ini memicu sejumlah spekulasi soal kegiatan yang terkait pengumpulan massa, termasuk pertandingan sepak bola.

Di sejumlah negara lain, yang sudah terjangkit Virus Corona, kompetisi sepak bola juga terpengaruh. Selain penundaan jadwal, ada juga laga yang harus digelar tanpa penonton.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.

1 dari 1 halaman

Kesehatan yang Terpenting

Arema FC (c) Bola.com/Iwan Setiawan Arema FC (c) Bola.com/Iwan Setiawan

Lebih lanjut, Gomez pun membeber komentarnya terkait wacana pertandingan digelar tanpa penonton, demi mengurangi risiko penularan Virus Corona. Menurut pelatih berusia 63 tahun, ia menyayangkan jika sampai laga digelar tanpa penonton

"Bagi tim mana pun, tidak baik bermain tanpa dukungan suporter," kata Gomez.

"Namun, menurut saya, kesehatan publik lah yang paling penting," tandasnya.

(Bola.net/Dendy Gandakusumah)

KOMENTAR