BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Hindari Polemik, Ketum PSSI: Jangan Berpelukan Saat Selebrasi Gol

05-03-2021 18:25 | Serafin Unus Pasi

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan (c) Bola.net/Fitri Apriani Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan (c) Bola.net/Fitri Apriani

Bola.net - Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan, ada aturan yang harus dipatuhi para pemain ketika melakukan selebrasi usai mencetak gol. Mereka tidak diperbolehkan berpelukan.

Melakukan selebrasi dengan berpelukan dinilai Iwan Bule, sapaan akrab Mochamad Iriawan, bisa menimbulkan polemik. Sebab, tidak sesuai dengan protokol kesehatan.

Kendati, para pemain dipastikan bebas dari COVID-19. Sebab sebelum bertanding, mereka di tes swab atau rapid terlebih dahulu.

"Nggak bagus juga terlalu heboh dengan pelukan luar biasa. Nanti publik lihat, meski kita tahu aman, tapi ini situasinya berbeda," ujar Iwan Bule, saat jumpa pers virtual, Jumat (5/3/2021).

"Nanti orang berpendapat sepak bola kok bisa enggak sesuai protokol kesehatan. Kita harus hargai prosedur yang ada, kita hargai situasi, karena ini bukan kesepakatan PSSI saja," katanya menambahkan.

Baca halaman berikutnya ya Bolaneters.

1 dari 1 halaman

Aturan Lain

Tak hanya soal selebrasi, masih banyak hal yang harus dipatuhi pemain selama pertandingan. Termasuk untuk mereka yang ada di bench.

"Nanti pemain cadangan harus pakai masker. Nanti akan dilihat dari televisi, jadi enggak bagus kalau enggak pakai masker," imbuh Iwan Bule.

Terdekat, PSSI akan menggelar Piala Menpora. Turnamen pramusim atau prakompetisi itu bakal diputar pada 21 Maret-25 April mendatang.

Piala Menpora akan jadi percontohan penerapan protokol kesehatan di pertandingan. Selain itu juga menjadi bahan pertimbangan Kepolisian dalam mengeluarkan izin untuk Liga 1 dan Liga 2.

Sebelum itu, PSSI akan menggelar dua laga uji coba untuk Timnas Indonesia U-22, yang juga jadi percontohan penerapan protokol kesehatan di pertandingan. Lawan yang dihadapi yaitu Tira Persikabo (5/3), dan Bali United (7/3).

(Bola.net/Fitri Apriani)

KOMENTAR