BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Hasil Swab Test Keluar, Penggawa Arema FC Bersih dari Infeksi Covid-19

03-10-2020 16:22 | Yaumil Azis

Duel antara pemain muda Arema FC, Feby Eka Putra, dan bek senior Persib Bandung, Supardi Nasir, kala kedua tim bertemu di pekan kedua Shopee Liga 1 2020 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (8/3/2020). (c) Bola.com/Iwan Setiawan Duel antara pemain muda Arema FC, Feby Eka Putra, dan bek senior Persib Bandung, Supardi Nasir, kala kedua tim bertemu di pekan kedua Shopee Liga 1 2020 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (8/3/2020). (c) Bola.com/Iwan Setiawan

Bola.net - Arema FC bisa bernapas lega soal kondisi anak asuhnya di tengah pandemi Covid-19. Para penggawa klub berlogo singa mengepal tersebut dipastikan tak terpapar virus Corona.

Kepastian tersebut didapatkan setelah para penggawa klub tersebut melakoni swab test. Swab ini sendiri dilakukan pada awal pekan lalu.

"Selasa (29/09) malam, hasil swab sudah keluar," kata dokter tim Arema FC, dr. Nanang Tri Wahyudi Sp.KO, pada Bola.net.

"Alhamdulillah, semua pemain hasilnya negatif," sambungnya.

Tak hanya pemain, seluruh ofisial Arema FC pun mendapat hasil yang sama. Tak ada satu pun di antara mereka yang terpapar Covid-19.

"Untuk ofisial pun sama. Alhamdulillah, semua negatif," sambungnya.

Arema FC sendiri sebelumnya menyelenggarakan swab test terhadap seluruh penggawa mereka. Agenda ini dihelat di kantor mereka, Senin (28/09) pagi.

Dalam agenda ini, tes tak hanya dilakukan kepada para pemain dan pelatih. Sejumlah ofisial Arema dan personel kepanpelan pun ikut menjalani tes tersebut.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.

1 dari 1 halaman

Tetap Harus Jaga Kondisi

Sementara itu, dokter Nanang menyebut bahwa hasil yang didapat timnya ini merupakan suatu hal yang sangat bagus. Namun, ia berharap agar seluruh penggawa Arema FC bisa tetap menjaga protokol kesehatan agar tak sampai terpapar virus ini.

"Sampai saat ini, tak ada yang mengalahkan metode konservatif seperti mencuci tangan dan physical distancing juga menggunakan masker," papar dokter lulusan Universitas Gajah Mada tersebut.

"Mereka harus tetap disiplin. Nggak ada yang lebih manjur dari metode konservatif itu. Nggak muluk-muluk juga," ia menandaskan.

(Bola.net/Dendy Gandakusumah)

KOMENTAR