Fanatisme Suporter PSS yang Membuat Misbakus Solikin Berlabuh di Sleman

Gia Yuda Pradana | 8 Mei 2020, 16:11
Suporter PSS Sleman (c) Bola.com/Yoppy Renato
Suporter PSS Sleman (c) Bola.com/Yoppy Renato

Bola.net - Misbakus Solikin mengaku kagum dengan fanatisme suporter PSS Sleman. Itu jugalah salah satu alasan gelandang asal Surabaya tersebut memilih berlabuh di Sleman.


Kabar merapatnya Misbakus Solikin ke PSS pada Februari 2020 terbilang mengejutkan. Pasalnya, dia sempat membela Madura United selama pramusim di Piala Gubernur Jatim 2020.

Proses kepindahannya ke Super Elang Jawa juga terbilang cepat. Madura United menumpuk terlalu banyak gelandang hingga akhirnya melepas pemain yang karib disapa Mis tersebut. Misbakus punya alasan khusus memilih PSS Sleman.

1 dari 2 halaman

Ingin Merasakan Dukungan Suporter PSS

Brigata Curva Sud PSS Sleman (c) Dok Bola.com

Brigata Curva Sud PSS Sleman (c) Dok Bola.com

“Saya senang melihat fanatisme suporter Sleman. Mereka sangat luar biasa mendukung PSS Sleman. Saya juga ingin merasakan bertanding dengan mendapat dukungan dari mereka,” papar Misbakus Solikin, Kamis (7/5/2020).

Sudah bukan rahasia lagi bila PSS Sleman punya suporter militan. Baik Slemania maupun Brigata Curva Sud (BCS) punya cara sendiri dalam mendukung klub kebanggaannya. Nyanyian di Stadion Maguwoharjo, Sleman, tidak pernah berhenti selama 90 menit laga.

Misbakus merupakan penggawa Persebaya selama tiga tahun sebelumnya pada 2017 hingga 2019. Dia bahkan menyandang status sebagai wakil kapten di tim Bajul Ijo. Sayang, kontraknya tidak diperpanjang memasuki musim 2020.

Madura United lantas ingin memanfaatkan jasanya. Misbakus juga datang saat latihan perdana yang digelar di Stadion Gelora Bangkalan, 10 Januari 2020. Hanya, statusnya di klub berjulukan Laskar Sape Kerap itu sebatas latihan bersama dan masuk skuat.

2 dari 2 halaman

Pernah Bernegosiasi dengan PSS

Misbakus Solikin saat di Persebaya (c) Bola.net/Mustopa El Abdy

Misbakus Solikin saat di Persebaya (c) Bola.net/Mustopa El Abdy

Pemain berusia 27 tahun itu menuturkan PSS Sleman sudah bukan hal yang baru buatnya. Padahal, dia tak pernah membela PSS sebelum musim ini.

“Saya sempat bernegosiasi dengan PSS sewaktu kontrak saya tidak diperpanjang oleh Persebaya. Tapi, Madura United bergerak cepat. Saya mempertimbangkan jarak yang dekat dari rumah (Surabaya) supaya lebih mudah,” tutur pemain jebolan kompetisi internal Persebaya.

Kini, dengan statusnya sebagai pemain PSS Sleman, Misbakus harus menempuh perjalanan lebih jauh. Jarak Sleman menuju Surabaya sekitar 300 kilometer. Bandingkan saja dengan Surabaya-Bangkalan yang hanya 50 kilometer.

“Kalau soal itu sudah semakin mudah karena ada jalan tol. Waktu tempuhnya bisa lebih cepat. Biasanya hanya butuh 4-5 jam saja dari Surabaya ke Sleman atau sebaliknya,” pungkasnya.

Disadur dari: Bola.com/Aditya Wany/Yus Mei Sawitri

Published: 7 Mei 2020

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR