BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Exco PSSI Sebut 20 Oknum Suporter Jadi Provokator Keributan Pendukung PSS dan Arema FC

16-05-2019 04:18 | Ari Prayoga

Korban luka akibat bentrok suporter PSS dan Arema FC mendapat perawatan (c) Fitri Apriani Korban luka akibat bentrok suporter PSS dan Arema FC mendapat perawatan (c) Fitri Apriani

Bola.net - Anggota Exco PSSI, Refrizal buka suara terkait kerusuhan yang terjadi saat laga PSS Sleman versus Arema FC pada partai pembuka Shopee Liga 1 2019 yang disiarkan Indosiar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (15/5) malam. Menurutnya, bentrok terjadi karena ulah oknum yang tak bertanggung jawab.

Seperti diketahui, kerusuhan pecah antar dua pendukung kesebelasan. Keduanya melakukan aksi lempar-lemparan yang membuat jalannya pertandingan sempat dihentikan selama 30 menit saat kedua tim sedang bermain imbang 1-1.

Namun meski rusuh, pertandingan tetap dilanjutkan hingga selesai. PSS pun keluar sebagai pemenang setelah mengalahkan Singo Edan dengan skor 3-1.

"Tadi kita sudah putuskan dan rapatkan, ada 10 sampai 20 provokator, dimulainya dari sebelum pertandingan. Tapi setelah 10-20 provokator diamankan, aman-aman saja," ujar Refrizal saat ditemui usai laga.

"Kita tadi undang dari kedua belah pihak, dari manajer Arema, pihak panitia, tadi juga ada BOPI (Badan Olahraga Profesional Indonesia), dan semuanya lancar," katanya menambahkan.

Baca halaman berikutnya ya Bolaneters

1 dari 1 halaman

Harus Jadi Pemersatu

Refrizal pun sangat menyesali kerusuhan tersebut bisa terjadi. Sebab menurutnya, sepak bola seharusnya jadi pemersatu.

"Tentu sangat menyayangkan dengan adanya kerusuhan ini. Sepak bola harusnya menjadi hiburan, bukan jadi kerusuhan. Sangat disayangkan karena kita kan satu bangsa," tuturnya.

"Semoga keamanan kita bisa lebih bagus lagi. Kita tidak bisa menyalakan suporter tapi ada provokatornya tadi," imbuh Refrizal.

5 Bek Tersukses Manchester United yang Patut Ditiru Harry Maguire dan Wan Bissaka

KOMENTAR