BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Edson Tavares Masuk Bursa Pengganti Mario Gomez di Arema FC

12-08-2020 17:54 | Serafin Unus Pasi

Edson Tavares (c) Bola.net/Fitri Apriani Edson Tavares (c) Bola.net/Fitri Apriani

Bola.net - Bursa kandidat pelatih Arema FC pada lanjutan Shopee Liga 1 musim 2020 kembali memanas. Nama eks Pelatih Borneo FC, Edson Tavares, disebut menjadi kandidat kuat mengisi posisi nakhoda tim berlogo singa mengepal tersebut.

Nama Tavares masuk ke bursa calon pelatih Arema setelah ia dipastikan tak akan meneruskan kontraknya dengan Borneo FC. Bersama dengan pelatih fisiknya, Humberto, pelatih asal Brasil ini telah berpamitan dengan skuad Pesut Etam, julukan Borneo FC.

Tavares sendiri bukan merupakan sosok anyar bagi Arema FC. Pada awal musim lalu, ketika belum memastikan meminang Gomez, manajemen Arema FC sempat mempertimbangkan untuk merekrut sosok eks pelatih Persija Jakarta.

Manajemen Arema FC sendiri sebelumnya juga dipastikan telah berpisah jalan dengan pelatih mereka, Mario Gomez. Kepergian pelatih asal Argentina tersebut juga diikuti pelatih fisik Arema, Marcos Gonzales.

Arema sendiri mengaku sudah memiliki kandidat kuat pengganti Gomez. Kendati tak membeber identitas sosok pelatih tersebut, mereka memberi sejumlah petunjuk soal kandidat ini.

"Yang pasti, ia belum pernah berkiprah di sepak bola Indonesia. Namun, ia sudah pernah melatih di salah satu liga di Asia," ungkap General Manager Arema FC, Ruddy Widodo.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.

1 dari 1 halaman

Peluang Tavares Terbuka

Sementara itu, kendati Arema sudah memiliki kandidat pelatih, peluang Tavares masih terbuka. Pasalnya, sosok pelatih anyar ini masih terganjal sejumlah aturan keimigrasian untuk bisa masuk ke Indonesia.

"Kami berkomunikasi dengan agen pelatih ini. Agen ini menyebut bahwa ada sejumlah persyaratan keimigrasian yang harus dipenuhi si pelatih tersebut. Baru ia bisa ke Indonesia," kata Ruddy.

Menurut Ruddy, persyaratan ini tak lepas dari status si pelatih asing yang sama sekali belum pernah ke Indonesia. Manajer berusia 48 tahun tersebut menyebut bahwa hal ini tak lepas pandemi Corona, yang membuat pemerintah ekstra hati-hati dalam menerima orang asing.

"Kalau tidak ada pandemi, persyaratannya tak seperti ini," tutur Ruddy.

"Namun, kami akan berusaha untuk memenuhi persyaratan ini. Kami sudah meminta si agen untuk berusaha agar pelatih ini bisa memenuhi syarat-syarat keimigrasian yang ada," ia menambahkan.

Menurut Ruddy, manajemen Arema FC sendiri sudah memikirkan rencana cadangan jika si pelatih ini terganjal masuk Indonesia.

"Jika memang nantinya tidak bisa memenuhi persyaratan tersebut, kami akan pikirkan langkah lain. Salah satunya, bisa jadi, kami akan cari pelatih yang saat ini ada di Indonesia," tandasnya Ruddy.

(Bola.net/Dendy Gandakusumah)

KOMENTAR