BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Dikalahkan Arema, Target Bali United Meleset

16-12-2019 22:35 | Dimas Ardi Prasetya

Eko Purdjianto (c) Bola.com/Muhammad Qomarudin Eko Purdjianto (c) Bola.com/Muhammad Qomarudin

Bola.net - Kekalahan anak asuhnya pada laga lanjutan Shopee Liga 1 musim 2019, kontra Arema FC, menghadirkan kekecewaan bagi Eko Purdjianto. Asisten Pelatih Bali United ini menyebut hasil ini jauh dari target mereka sebelumnya.

"Ini merupakan hasil yang kurang bagus bagi kami. Mulanya, kami berharap bisa mengambil satu poin di sini," ucap Eko.

"Namun, pemain sudah maksimal. Mereka sudah berusaha memberikan yang terbaik," sambungnya.

Menurut Eko, kekalahan anak asuhnya ini tak lepas dari skuad yang diturunkan pada laga kontra Arema tersebut. Pelatih berusia 43 tahun tersebut mengaku bahwa pada laga ini timnya memang banyak memainkan pemain-pemain yang kurang mendapat jam bertanding.

"Namun, kendati dengan skuad seperti ini, sedangkan Arema nyaris komplet, kami tetap bisa mengimbangi mereka. Kami nyaris bisa mendapat poin di sini," tuturnya.

Bali United sebelumnya harus kembali menelan kekalahan pada laga pekan ke-33 mereka di ajang Shopee Liga 1 musim 2019. Dalam pertandingan yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Senin (16/12), mereka kalah dengan skor 2-3.

Kendati meraih kekalahan pada laga ini Bali United bergeming di puncak klasemen. Mereka meraih 64 poin dari 33 pertandingan.

Sementara, dengan kemenangan ini, Arema beringsut ke posisi tujuh klasemen. Mereka sejauh ini mengoleksi 46 angka dari 33 laga.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.

1 dari 1 halaman

Terganggu Cerawat dan Bom Asap

Lebih lanjut, Eko mengaku ada hal lain yang juga mengganggu permainan anak asuhnya. Hal tersebut, sambungnya, adalah adanya insiden cerawat yang dinyalakan sejumlah oknum Aremania.

Kendati mengaku sudah biasa dengan adanya cerawat, menurut Eko, kali ini insiden cerawat sampai mengganggu permainan timnya.

"Kami sudah menguasai bola dan hendak menyerang. Tiba-tiba, ada cerawat. Ini sangat mengganggu kami," tandasnya.

(Bola.net/Dendy Gandakusumah)

KOMENTAR