BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Deretan Pemain Asing Persija yang Pernah Aktif Membela Timnas

04-08-2021 12:19 | Gia Yuda Pradana

Marco Motta (c) Persija Jakarta Offcial
Marco Motta (c) Persija Jakarta Offcial

Bola.net - Persija Jakarta sering merekrut pemain asing yang punya pengalaman bermain di level timnas negaranya. Tren ini dimulai terutama sejak era Indonesia Super League (ISL), hingga sekarang Liga 1.

Mendatangkan legiun asing dengan pengalaman bermain di pertandingan internasional memang memberi nilai plus tersendiri. Selain itu, yang pasti, mereka bisa berbagi ilmu dengan pemain lokal.

Citra klub juga bisa naik jika punya pemain asing dengan label timnas. Misalnya, tambah dilirik sponsor sehingga mendatangkan pemasukan tim.

Tidak hanya citra klub yang naik, gengsi kompetisi juga ikut melambung. Keberadaan pemain asing berlabel timnas membuat nama kompetisi suatu negara menjadi lebih terangkat.

Lantas, siapa saja pemain asing Persija yang pernah direkrut dengan rekam jejak sebagai punggawa timnas? Berikut lima di antaranya yang Bola.net lansir dari berbagai sumber:

1 dari 5 halaman

Fahrudin Mustafic

Suporter Persija (c) Bola.com/Vitalis Yogi Trisna
Suporter Persija (c) Bola.com/Vitalis Yogi Trisna

Ia merupakan salah satu legenda sepak bola Singapura. Sosok yang lahir di Novi Pazar, RFS Yugoslavia, pada 17 April 1981 ini pernah memperkuat Persija pada musim 2009/2010.

Kehadirannya saat itu adalah pemain aktif di Timnas Singapura. Fahrudin Mustafic memang punya dua kewarganegaraan, yaitu Serbia dan Singapura.

Namun, ia memilih memperkuat Timnas Singapura. Di Persija, Fahrudin Mustafic bermain selama semusim dengan catatan 25 kali main. Posisinya saat aktif sebagai pesepakbola adalah gelandang bertahan.

2 dari 5 halaman

Baihakki Khaizan

Baihakki Khaizan (c) AFF Suzuki Cup
Baihakki Khaizan (c) AFF Suzuki Cup

Baihakki Khaizan datang ke Persija ketika usianya 25 tahun. Ia satu paket dengan Fahrudin Mustafic.

Saat memperkuat Macan Kemayoran, Baihakki Khaizan juga aktif sebagai pemain Timnas Singapura. Bahkan sampai sekarang, ia masih dipanggil beberapa kali meski usianya sudah 37 tahun.

Selain bermain untuk Persija, pesepakbola yang berposisi sebagai bek tengah ini juga pernah membela Persib Bandung. Tepatnya pada musim 2010/2011.

3 dari 5 halaman

Ivan Bosnjak

Suporter Persija (c) Bola.com/Yoppy Renato
Suporter Persija (c) Bola.com/Yoppy Renato

Sosok ini adalah bagian dari Timnas Kroasia di Piala Dunia 2006. Pengalamannya di pentas internasional tidak perlu diragukan lagi.

Di Piala Dunia 2006 yang berlangsung di Jerman, peran Ivan Bošnjak adalah striker pelapis. Oleh sebab itu, menit bermainnya sangat minim, hanya empat menit sebagai pemain pengganti saat menghadapi Jepang.

Ivan Bošnjak kemudian direkrut Persija pada 2014, setelah sebelumnya memperkuat Brunei DPMM FC. Namun bersama tim Ibu Kota, catatan bermainnya hanya sedikit. Total, ia bermain dalam 14 pertandingan dan mencetak empat gol untuk Macan Kemayoran.

4 dari 5 halaman

Rohit Chand

Rohit Chand (c) Bola.com/Yoppy Renato
Rohit Chand (c) Bola.com/Yoppy Renato

Sampai sekarang, Rohit Chand masih aktif membela Timnas Nepal. Pertama kali datang ke Indonesia, ia bermain untuk PSPS Pekanbaru pada 2012.

Musim berikutnya, ia direkrut Persija dan bertahan hingga 2015. Setelah sempat hengkang ke klub Singapura, Tampines Rovers dan Geylang United FC, Rohit Chand lalu kembali lagi ke Macan Kemayoran pada 2017.

Sejak tahun itu hingga sekarang, Rohit Chand masih memperkuat Persija. Di Timnas Nepal, ia adalah andalan di lini tengah.

5 dari 5 halaman

Marco Motta

Marco Motta (c) Bola.net/Fitri Apriani
Marco Motta (c) Bola.net/Fitri Apriani

Mantan pemain Juventus dan AS Roma ini didatangkan Persija pada 2020. Marco Motta pernah membela Timnas Italia di Olimpiade Beijing 2008.

Kenyang pengalaman internasional, membuat Persija sangat mengandalkannya di barisan pertahanan. Salah satu prestasi yang sudah dicatatnya yaitu menjuarai Piala Menpora 2021.

Saat ini, penantian Marco Motta untuk memperkuat Persija di Liga 1 2021/2022 sudah ada kejelasan. Sebab, PSSI berencana memutar kompetisi kasta tertinggi sepak bola di Tanah Air itu mulai 20 Agustus mendatang.

(Bola.net/Fitri Apriani)

KOMENTAR