BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Dana Komersial Disebut Bakal Naik, Ini Tanggapan Arema FC

02-06-2020 21:34 | Serafin Unus Pasi

Ruddy Widodo (c) Fitri Apriani Ruddy Widodo (c) Fitri Apriani

Bola.net - Manajemen Arema FC menyambut positif wacana tambahan dana komersial yang diberikan jika kompetisi Shopee Liga 1 musim 2020 digulirkan lagi. Klub berlogo singa mengepal ini menilai kenaikan dana komersial tersebut bisa sedikit meringankan beban klub di tengah pandemi Corona ini.

"Kami sangat bersyukur jika nantinya dana komersial ini mengalami peningkatan," ujar General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, pada Bola.net.

"Ini menjadi stimulus yang sangat berharga bagi kami untuk bisa bangkit dan berkompetisi lagi," sambungnya.

Sebelumnya, muncul wacana bahwa 18 klub Liga 1 mendapat dana komersial sebesar Rp 800 juta per bulan. Wacana ini menguat pada rapat virtual yang dihelat PSSI dan klub-klub peserta Liga 1, Selasa (02/06).

Jumlah Rp 800 juta ini berarti ada kenaikan jumlah dana komersial yang diterima klub. Sebelumnya, tiap bulan, klub-klub peserta Liga 1 musim 2020 menerima Rp 520 juta. Ini belum dipotong pajak.

Sementara itu, Ruddy menyebut bahwa secara nominal dana komersial ini sangat membantu klub untuk membayar gaji pemain. Itu pun, menurut Ruddy, manajemen masih harus menambah lagi.

"Namun, jika memang benar Rp 800 juta, kami hanya perlu menambah sedikit. Bisa dipenuhi dengan dana dari sponsor," tuturnya.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.

1 dari 1 halaman

Renegosiasi Kontrak

Sementara itu, selain kenaikan dana komersial, Ruddy menyebut perlunya ada renegosiasi kontrak dengan pelatih dan pemain. Hal ini, sambung manajer berusia 48 tahun tersebut, penting untuk mengurangi pengeluaran tim.

"Ini sama sekali bukan upaya untuk meraih keuntungan dari situasi ini. Yang kami lakukan adalah semata upaya memperkecil kerugian," tegas Ruddy.

"Kami harap semua pihak bisa paham dan memiliki tekad yang sama untuk menyelamatkan industri sepak bola Indonesia," ia menandaskan.

(Bola.net/Dendy Gandakusumah)

KOMENTAR