BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Cerita Pelatih Kiper Persela Merelakan Anak Bungsunya Memilih Jadi Striker

23-01-2021 18:24 | Serafin Unus Pasi

Erick Ibrahim (c) Bola.com/Gatot Susetyo Erick Ibrahim (c) Bola.com/Gatot Susetyo

Bola.net - Erick Ibrahim bakal punya penerus di dunia sepak bola. Anak ketiganya, Tristan Raissa Ibrahim mengikuti jejaknya untuk menekuni permainan si kulit bundar.

Saat ini, Tristan tengah menimba ilmu di Asiana Soccer School Jakarta. Sudah lebih dari setahun si anak bungsu jauh dari keluarga, tepatnya sejak November 2019 lalu.

"Mungkin karena dia dari kecil, dari bayi saya bawa ke lapangan terus, saya ngelatih, dia saya bawa terus," kata Erick Ibrahim kepada Bola.net.

Uniknya, Tristan tidak mau meneruskan karir sang ayah sebagai penjaga gawang. Dia memilih untuk menjadi pemain depan alias penyerang.

"Mau jadi pemain depan dia (Tristan). Alasannya kalau jadi kiper takut enggak kayak papanya," lanjut mantan pelatih kiper Persipura tersebut.

Namun, Erick tak keberatan meski Tristan tidak mengikuti jejaknya sebagai kiper. Dia tetap mendukung keputusan sang anak.

"Yang penting selama dia positif aja, apalagi dia bisa ikut sepak bola saya sudah senang sekali," Erick menambahkan.

Di sisi lain, Erick juga terus memberikan motivasi kepada Tristan agar semakin semangat bermain bola. Dia menceritakan hal baik yang didapatkan saat menjadi pesepakbola.

Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters

1 dari 1 halaman

Sempat Merasa Berat

Hanya saja, di sisi lain Erick sempat berat melepas anak bungsunya itu. Karena dia masih sangat muda untuk jauh dari keluarga.

"Kelas 6 SD terus saya lepas ke Jakarta apa enggak berat, umur 11 tahun," lanjut pelatih yang juga pernah menangani Borneo FC itu.

Termasuk saat akan melakukan seleksi di Asiana Soccer School, Erick tak langsung menuruti. Dia masih melihat kesungguhan Tristan.

"Waktu dia diminta seleksi ke sana sengaja saya tunda sampai beberapa bulan sampai tiga bulan, maksudnya saya ingin tahu apakah dia betul-betul siap," Erick menambahkan.

"Setelah dia tanya berkali-kali, jadi enggak seleksi, begitu dia siap banget baru saya bawa," tegasnya.

Ketika sudah diterima di Asiana Soccer School, beberapa pelatih juga sempat menanyakan kesanggupan Tristan. Tetapi, sang anak tetap tak berubah pikiran.

Erick berharap sang anak bisa sukses dalam karirnya, terutama dalam bidang yang dicita-citakan.

(Bola.net/Mustopa El Abdy)

KOMENTAR