BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Cerita Asnawi Mangkualam: 2 Kali Tolak Permintaan Indra Sjafri Main di Bek Kanan

16-02-2021 13:08 | Asad Arifin

Pemain Timnas Indonesia U-22, Asnawi Mangkualam, bersama Osvaldo Haay merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Singapura U-22 pada laga SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Kamis (28/11). Indonesia menang 2-0 atas Singapura. (c) Bola.com/M Iqb Pemain Timnas Indonesia U-22, Asnawi Mangkualam, bersama Osvaldo Haay merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Singapura U-22 pada laga SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Kamis (28/11). Indonesia menang 2-0 atas Singapura. (c) Bola.com/M Iqb

Bola.net - Asnawi Mangkualam Bahar menjadi salah satu bek kanan terbaik di Indonesia saat ini. Namun, di balik sukses yang diraih, dia pernah dua kali menolak tawaran Indra Sjafri untuk bermain di posisi bek kanan.

Asnawi Mangkualam pada awal kariernya dikenal sebagai seorang gelandang. Ia menjadi gelandang muda yang dipercaya oleh Jaino Matos di Persiba Balikpapan pada Indonesia Soccer Championship 2016 dan kemudian di PSM Makassar pada Liga 1 2017.

Nama Asnawi Mangkualam lebih dikenal ketika memperkuat Timnas Indonesia U-22 asuhan Luis Milla di SEA Games 2017, dan di sanalah Asnawi dikenal sebagai seorang gelandang dengan permainan keras.

Setelah itu, Asnawi yang masih tergolong sangat muda, mendapatkan panggilan dari Indra Sjafri untuk memperkuat Timnas Indonesia U-19 yang akan berlaga di Piala AFF U-19 2018.

1 dari 4 halaman

Awal Mula Jadi Bek Kanan

Ketika itu, Indra Sjafri harus kehilangan Rifad Marasabessy yang mengalami cedera. Indra Sjafri pula yang akhirnya berinisiatif meminta Asnawi yang ketika itu baru bergabung untuk bermain sebagai bek kanan, mengisi kekosongan yang ditinggalkan Rifad.

"Itu berawal dari TC di Jogja untuk persiapan Piala AFF di Sidoarjo. Ketika itu Rifad cedera lutut dan slotnya kosong. Ketika saya baru datang, saya tidak langsung berlatih dan hanya menyaksikan dari pinggir lapangan. Saya baru saja bermain di liga, jadi diminta istirahat dulu oleh Coach Indra," ungkap Asnawi dalam program Ruang Ganti di channel youtube Garuda Nusantara.

"Setelah itu, Coach Indra memanggil saya. Dia bilang mau mencoba saya bermain di posisi bek kanan. Saya katakan kalau saya tidak tahu apakah bisa bermain di posisi bek kanan," lanjut pemain yang kini tercatat bersama klub Korea Selatan, Ansan Greeners, itu.

2 dari 4 halaman

2 Kali Menolak Jadi Bek Kanan

Indra Sjafri (c) Bola.com/M Iqbal Ichsan Indra Sjafri (c) Bola.com/M Iqbal Ichsan

Namun, Indra Sjafri tidak menyerah. Asnawi Mangkualam selalu diturunkan sebagai bek kanan dalam setiap laga uji coba yang dimainkan oleh Timnas Indonesia U-19. Hal tersebut sempat membuat Asnawi sempat merasa putus asa.

"Dia selalu memberikan motivasi dan setiap kali uji coba saya dimainkan di bek kanan. Padahal saya tidak mau bermain di bek kanan. Saya dua kali bilang ke Coach Indra kalau saya tidak bisa bermain di bek kanan, tapi saya tetap ditempatkan di bek kanan," lanjut Asnawi Mangkualam.

3 dari 4 halaman

Akhir yang Berbuah Manis

Namun, keras kepalanya Indra Sjafri yang tetap memainkan Asnawi Mangkualam di posisi bek kanan berbuah manis. Pemain muda itu akhirnya terbiasa dan bahkan nyaman bermain di posisi barunya itu.

"Ketika turnamen dimulai, saya mulai nyaman bermain di posisi tersebut sampai sekarang. Padahal saya sempat menelepon ayah saya dan meminta saran bagaimana harus ngomong ke Coach Indra kalau saya tidak bisa bermain di posisi bek kanan," ungkapnya.

Akhirnya Asnawi Mangkualam makin berkembang dengan posisi barunya sebagai bek kanan. Bahkan ketika kembali ke PSM Makassar pun, ia mendapatkan kesempatan bermain yang lebih besar karena posisi baru tersebut.

4 dari 4 halaman

Penjelasan Asnawi Tentang Posisi Bek Kanan

Asnawi Mangkualam (c) Bola.com/M Iqbal Ichsan Asnawi Mangkualam (c) Bola.com/M Iqbal Ichsan

Ketika menjadi bek kanan Timnas Indonesia U-19 di SEA Games 2019 yang digelar di Manila, Asnawi Mangkualam memperlihatkan kontribusi besar sebagai bek kanan. Ia kerap membantu penyerangan timnya dan bahkan mencetak gol ke gawang Singapura dalam laga fase grup.

Bicara perbedaan tampil sebagai gelandang dan bek kanan, Asnawi Mangkualam mengaku ada keuntungan tersendiri yang dirasakannya setelah berganti posisi.

"Kalau di bek kanan lawannya hanya dua, pemain sayap atau bek kiri. Tapi tergantung juga pemain yang dihadapi itu kualitasnya seperti apa. Nah, kalau gelandang itu banyak ruang yang bisa ditempati, tapi pemain lawan yang harus dihadapi itu jumlahnya lebih banyak, jadi lebih sulit mendapatkan bola dan tidak leluasa," ungkapnya.

Sumber: Youtube Garuda Nusantara

Disadur dari Bola.com (Penulis: Benediktus Gerendo Pradigdo, 15 Februari 2021)

KOMENTAR