Cekik Kurnia Meiga, Ofisial Persipura Dicekal Setahun

Bola.net | 24 Oktober 2014, 16:19
Hinca Panjaitan (c) Eggi Paksha
Hinca Panjaitan (c) Eggi Paksha
- Kericuhan yang terjadi saat laga Persipura Jayapura melawan Arema Cronus, Selasa (21/10) kemarin tidak luput dari penilaian Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.


Karena itu, Komdis PSSI memberikan sanksi kepada dua ofisial yang melakukan aksi kekerasan terhadap penjaga gawang Arema, Kurnia Meiga. Keduanya sama-sama dilarang beraktivitas di sepakbola selama setahun penuh.


Selain itu, Komdis PSSI juga menjatuhkan denda sebesar Rp100 juta Panita Pelaksana (Panpel) pertandingan Persipura. Dalam pertandingan yang dimenangkan tuan rumah dengan skor 2-1 tersebut, sempat diwarnai adu jotos pemain Persipura, Ruben Sanadi dan pemain Arema, Dendi Santoso.


Keributan meluas hingga ke pinggir lapangan. Penjaga gawang Arema, Kurnia Meiga, bahkan sempat dicekik dan dipukul oleh ofisial pertandingan.


"Dua ofisial Persipura selain dilarang beraktivitas, mereka juga kena denda. Denda Rp 100 juta kami berikan kepada Panpel pertandingan Persipura melawan Arema karena tidak mampu menjaga keamanan pertandingan," ujar Ketua Komdis PSSI, Hinca Panjaitan.


Selain menghukum Panpel dan dua ofisial Persipura, Komdis PSSI juga menjatuhkan sanksi larangan bermain kepada dua pemain yang terlibat adu jotos. Ruben Sanadi dilarang bertanding selama dua laga, sedangkan Dendi sebanyak satu pertandingan.


Selain Ruben, pemain Persipura yang mendapatkan sanksi adalah Dominggus Fakdawer. Pemain berposisi sebagai bek tersebut, mendapatkan sanksi larangan bermain untuk dua pertandingan. Komdis menilai Fakdawer sebagai pemicu keributan yang melibatkan ofisial Persipura dan LOC dengan Kurnia Meiga.


"Jika ditambah dengan kartu merah, maka dia (Ruben) dilarang tiga kali. Sedangkan Dendi, larangan dua kali pertandingan (kartu merah dan satu sanksi Komdis PSSI). Fakdawer juga kena, karena sudah pernah dihukum sebelumnya. Kemudian, ditambah insiden terbaru. Sehingga, dia mendapat larangan dua kali ikut bertanding," pungkas Hinca. [initial]


 (esa/pra)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR