BRI Liga 1: PSSI Tambah Sanksi untuk Eks Manajer Persipura Akibat Serang Wasit

Gia Yuda Pradana | 29 Maret 2022, 14:10
Logo PSSI (c) Bola.com/Dody Iryawan
Logo PSSI (c) Bola.com/Dody Iryawan

Bola.net - Nasib buruk dialami eks manajer Persipura Jayapura, Ridwan Madubun. PSSI memutuskan menambah sanksi untuknya karena dianggap telah bersalah melakukan penyerangan terhadap wasit.

Ridwan Madubun mendapatkan sanksi tambahan berupa larangan mendampingi Persipura Jayapura selama 12 bulan plus denda Rp75 juta. Sanksi itu diberikan setelah dia dianggap bersalah telah memancing keributan dan kekerasan.

Insiden itu terjadi pada 20 Maret 2022 ketika Persipura Jayapura menghadapi PSS Sleman. Ridwan Madubun diketahui menyerang wasit dengan mengucapkan kata-kata kasar hingga melempar botol yang mengenai tangan perangkat pertandingan.

Sanksi ini menjadi yang kedua diterima Ridwan Madubun. Sebelumnya, Komite Disiplin PSSI telah menjatuhkan sanksi larangan mendampingi Persipura selama 12 bulan dan denda Rp50 juta akibat dianggap sebagai pihak yang memprovokasi Persipura untuk menolak bertanding melawan Madura United (21/2/2022).

Dengan demikian, Ridwan Madubun tak bisa mendampingi Persipura selama 24 bulan dan harus membayarkan denda sebesar Rp125 juta. Sanksi ini tentu sangat merugikan buat Ridwan Madubun.

Seperti diketahui, Ridwan Madubun sudah lama menjadi orang penting di Persipura Jayapura. Apalagi Persipura saat ini sedang berusaha untuk mengindari zona degradasi di BRI Liga 1 2021/2022.

1 dari 2 halaman

Sudah Diganti

Persipura Jayapura (c) Bola.com

Persipura Jayapura (c) Bola.com

Sanksi yang diterima Ridwan Madubun membuat Persipura Jayapura bergerak cepat mengganti manajer. Ketua Umum Persipura, Benhur Tomi Mano, menunjuk Rudy Maswi sebagai manajer tim baru menggantikan Ridwan Madubun.

"Secara internal, posisi Manejer Tim akan diserahkan kepada Pak Rudy Maswi. Pak Rudy Maswi dan Sekretaris Umum sudah berangkat ke Bali," kata Tomi Mano.

"Selanjutnya sambil menunggu proses banding, saya minta tim tetap fokus dan menjalani pertandingan sisa dengan sangat serius," ucap pria yang juga menjabat wali kota Jayapura tersebut.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR