BRI Liga 1: PSIS Semarang Ingin Tutup Kompetisi dengan Happy Ending

Dimas Ardi Prasetya | 28 Maret 2022, 20:32
Skuat PSIS Semarang merayakan gol Wallace Costa ke gawang PSS Sleman di laga pekan 31 BRI LIga 1 2021-22 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Rabu (16/03/2022) malam WIB. (c) BRI Liga 1 Official Twitter
Skuat PSIS Semarang merayakan gol Wallace Costa ke gawang PSS Sleman di laga pekan 31 BRI LIga 1 2021-22 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Rabu (16/03/2022) malam WIB. (c) BRI Liga 1 Official Twitter

Bola.net - PSIS Semarang menghadapi Persela Lamongan pada laga pemungkas BRI Liga 1 2021/2022. Duel akan terjadi di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (29/03/2022) pukul 15.15 WIB.

Untuk menghadapi laga tersebut, asisten pelatih PSIS Semarang, Ahmad Resal Octavian fokus untuk menjaga mood pemain. Sebab, mereka dinilai tengah berada dalam titik jenuh.

"Kami di sini tetap bersama-sama dengan pemain. Saya tahu kondisi sekarang pemain dalam titik kejenuhan yang sangat tinggi," katanya dalam sesi jumpa pers, Senin (28/03/2022).

"Di sini saya bersama teman-teman, staf pelatih berusaha maksimal untuk menjaga mood pemain," imbuh pelatih berlisensi B AFC tersebut.

Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters

1 dari 2 halaman

Bidik Kemenangan

Akan tetapi, apapun kondisinya, PSIS Semarang membidik poin penuh melawan Persela Lamongan. Kendati, tim lawan juga tidak bisa dipandang sebelah mata.

"Persela tim bagus, dia semua lini merata juga. Kami juga harus waspadai mereka juga," Resal menambahkan.

"Tetap kami menargetkan kemenangan untuk pertandingan besok," tegas pelatih asli Semarang tersebut.

2 dari 2 halaman

Happy Ending

Sementara itu, penyerang PSIS Semarang, Hari Nur Yulianto menyatakan kesiapannya menghadapi Persela. Dia menargetkan kemenangan untuk menutup kompetisi dengan happy ending.

"Saya sendiri sebagai pemain, untuk pertandingan besok kami siap," Hari Nur menjelaskan.

"Kami berharap kami bisa happy ending di pertandingan terakhir musim ini," tandas pemain asal Kabupaten Kendal, Jawa Tengah tersebut.

(Bola.net/Mustopa El Abdy)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR