BERITA TIMNAS JADWAL KLASEMEN LAINNYA

BRI Liga 1: PSIS Dipermalukan PSS Sleman, Imran Ogah Cari Alasan

04-12-2021 00:44 | Yaumil Azis

Pelatih PSIS Semarang di BRI Liga 1 2021/22, Imran Nahumarury (c) Dok. PSIS Semarang
Pelatih PSIS Semarang di BRI Liga 1 2021/22, Imran Nahumarury (c) Dok. PSIS Semarang

Bola.net - PSIS Semarang gagal meraih hasil positif pada pekan ke-15 BRI Liga 1 2021/2022. Laskar Mahesa Jenar ditaklukkan PSS Sleman 1-2 di Stadion Manahan Solo, Jumat (03/11/2022) malam.

PSIS sebenarnya unggul lebih dulu melalui Septian David Maulana pada menit ke-6. Namun, PSS Sleman mampu membalas melalui Jose Barbosa (16’) dan Aaron Evans (67’).

Pelatih PSIS Semarang, Imran Nahumury meminta maaf atas kekalahan tersebut. Karena dirinya belum bisa memberikan hasil yang maksimal.

”Saya mohon maaf kami tidak bisa memberikan poin maksimal buat Panser Biru, Snex dan para pendukung PSIS Semarang,” katanya dalam sesi jumpa pers virtual usai laga.

”Tapi saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya untuk pemain saya,” imbuh pelatih asal Tulehu tersebut.

Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters

1 dari 3 halaman

Skuad Tak Ideal

Pada laga tersebut, skuad PSIS sebenarnya kurang ideal. Pasalnya ada sejumlah pemain kunci yang absen karena akumulasi kartu kuning.

Pemain-pemain yang dimaksud adalah Jonathan Cantillana, Bruno Silva, Finky Pasamba dan Eka Febri. Namun, Imran tidak mau menjadikan itu sebagai alasan.

”Kami tahu bahwa sempat bermasalah dengan beberapa yang tidak bermain, tapi itu bukan menjadi alasan bagi saya,” jelas Imran.

”Saya sekali lagi memberikan apresiasi setinggi-tingginya buat pemain saya dan saya mengucapkan selamat buat PSS Sleman,” tegasnya.

2 dari 3 halaman

Kesempatan Pemain Muda

Justru absennya beberapa pilar tersebut menjadi kesempatan bagi pemain muda untuk unjuk gigi. Serta bisa membuktikan bahwa mereka pantas diberi kepercayaan.

”Yang pasti kehilangan iya, tentu ini kesempatan bagi pemain muda untuk menunjukkan mereka pantas,” Imran menambahkan.

”Meskipun hasilnya tidak sesuai dengan keinginan kami, tapi kesempatan buat pemain muda mereka bisa menunjukkan bahwa tim ini bisa berkembang,” tegasnya.

3 dari 3 halaman

Hasil Kurang Memuaskan

Sementara itu, penyerang muda PSIS Semarang, M. Bahril Fahreza menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan tim pelatih. Meskipun, hasilnya mengecewakan.

”Kami sudah bekerja keras, sudah maksimal, tapi hasil yang buat kami buruk,” jelas Bahril.

Bahril Fahreza sendiri masuk di babak kedua. Mantan pemain Timnas U-19 Indonesia itu menggantikan Andreas Ado pada menit 69’.

(Bola.net/Mustopa Elabdy)

KOMENTAR