BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

BRI Liga 1: Persela vs Persita, Iwan Setiawan Waspadai Pendekar Cisadane yang Terluka

16-09-2021 19:13 | Serafin Unus Pasi

Gelandang Persib, M. Rashid (tengah) merayakan gol pertama timnya saat laga pekan kedua BRI Liga 1 2021/2022 antara Persita Tangerang melawan Persib Bandung di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (11/09/2021) WIB. (c) Bola.com/Bagaskara Lazuardi
Gelandang Persib, M. Rashid (tengah) merayakan gol pertama timnya saat laga pekan kedua BRI Liga 1 2021/2022 antara Persita Tangerang melawan Persib Bandung di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (11/09/2021) WIB. (c) Bola.com/Bagaskara Lazuardi

Bola.net - Persela Lamongan akan menghadapi Persita Tangerang pada pekan ketiga BRI Liga 1 2021/2022. Kedua tim akan bersua di Stadion Pakansari, Cibinong, Jumat (17/09/2021) pukul 15.15 WIB.

Menghadapi laga ini, Persela bisa menurunkan kekuatan terbaiknya. Sebab, seluruh penggawa Laskar Joko Tingkir dalam kondisi baik, terbebas dari sanksi maupun cedera.

”Tim dalam kondisi baik, insyaallah kami bisa turun dengan seluruh pemain yang ada,” kata pelatih Persela, Iwan Setiawan dalam jumpa pers virtual, Kamis (16/09/2021).

Juru taktik asal Medan tersebut juga memastikan bahwa bomber asingnya, Ivan Carlos Franca Coelho bisa dimainkan. Meskipun pada laga kedua dia tidak tampil penuh.

”Kami sudah koordinasi dengan fisioterapis bahwa sampai saat ini kondisinya Ivan Carlos sangat baik,” mantan pelatih Persebaya Surabaya itu menambahkan.

Dikeluarkannya Ivan Carlos pada laga melawan Persipura, merupakan bagian dari strategi untuk menjaga kondisinya. Sebab, saat bergabung dengan tim, kondisi fisiknya belum seratus persen.

Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters.

1 dari 3 halaman

Kantongi Kekuatan Persita

Iwan juga sudah mempelajari kekuatan dari Persita Tangerang. Juru taktik asal Medan itu memahami cara bermain Pendekar Cisadane, baik dalam bertahan maupun menyerang.

”Tapi rasanya kurang etis kalau saya sampaikan di sini,” imbuh mantan pelatih Persebaya Surabaya tersebut.

Salah satu kekuatan Persita, kata Iwan, adalah Sosok Widodo Cahyono Putro. Iwan menyebut eks juru taktik Bali United itu adalah salah satu pelatih terbaik di Indonesia.

”Pengalaman coach Widodo dalam menangani tim Liga 1 tentu menjadi perhatian kami,” tegas Iwan.

Apalagi, Widodo sudah bersama dengan Persita sejak masih berkompetisi di Liga 2. Sehingga, sudah terbangun chemistry yang baik antara dia dan anak asuhnya.

2 dari 3 halaman

Ogah Pandang Remeh

Artinya, Persela tidak boleh memandang remeh Persita Tangerang, meskipun di laga kedua meraih hasil buruk. Pendekar Cisadane dipaksa menyerah oleh Persib Bandung.

Menurut Iwan, Persela justru harus mewaspadai kebangkitan Persita. Karena mereka pasti punya motivasi untuk meraih kemenangan.

”Saya yakin untuk pertandingan pasti mereka punya tekad yang sama untuk meraih poin penuh,” jelas Iwan.

Apalagi, dari dua pertandingan awal, kekuatan para konstestan BRI Liga 1 sulit ditebak. Karena kekuatannya merata dan semua tim punya kesempatan yang sama.

”Belum ada tim yang sangat dominan walaupun Persib dan Bali United meraih angka penuh,” tambahnya.

”Kami menganggap semua lawan kami di Liga 1 ini adalah lawan yang berat. Setiap partai adalah final,” tegas pelatih yang pernah menukangi Persija Jakarta tersebut.

3 dari 3 halaman

Punya Winger Hebat

Di samping itu, Persita juga punya penyerang sayap yang hebat, yakni Irsyad Maulana. Dia menjadi salah satu ancaman yang harus diwaspadai oleh penggawa Laskar Joko Tingkir.

Namun, Iwan tidak akan menginstruksikan kepada anak asuhnya untuk melakukan man to man marking.

”Buat saya tidak ada penjagaan khusus untuk Irsyad Maulana, tapi kami sepakat Irsyad winger terbaik,” lanjut pelatih yang juga pernah menukangi Persija Jakarta itu.

”Pasti ada perhatian, tapi tidak ada penjagaan khusus,” Iwan menegaskan.

Oleh karena itu, para pemain Persela harus punya motivasi yang sama seperti pertandingan sebelumnya untuk bisa meraih hasil positif. Serta kerja keras dan punya fighting spirit yang tinggi.

(Bola.net/Mustopa El Abdy)

KOMENTAR