BRI Liga 1: Pelatih Persija Pasang Badan untuk Kegagalan Penalti Marco Motta

Gia Yuda Pradana | 6 November 2021, 16:21
BRI Liga 1: Pemain Persija Jakarta, Marco Motta (kanan) mengeksekusi penalti (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi
BRI Liga 1: Pemain Persija Jakarta, Marco Motta (kanan) mengeksekusi penalti (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Bola.net - Persija Jakarta hanya bermain seri 1-1 saat menghadapi Barito Putera pada pekan ke-11 BRI Liga 1 2021/2022, Jumat (5/11/2021). Marco Motta gagal penalti di laga ini.


Persija Jakarta sejatinya berpeluang menang. Sebab, Persija mendapatkan hadiah penalti di injury time, ketika skor 1-1.

Wasit Dwi Purba Adi Wicaksana menunjuk titik putih setelah Riko Simanjuntak dijegal Aditya Harlan di kotak terlarang. Namun, keributan terjadi karena para pemain Barito Putera menganggap Aditya tak melanggar Riko.

Keributan terkait protes pemain Barito Putera berlangsung beberapa menit, meski tendangan penalti tetap dilakukan. Barito Putera beruntung, Marco Motta yang jadi eksekutor gagal melaksanakan tugasnya, karena bola tembakannya melayang di atas gawang.

"Marco Motta sangat percaya diri dan dia mengambil bola serta yakin akan bisa mencetak gol. Namun, adanya keributan dalam pertandingan yang terjadi selama lima menit membuat kondisi pun berubah secara psikologis," kata Angelo Alessio.

"Saya pribadi tidak menyalahkan Marco Motta. Setiap pemain pasti ingin mencetak gol. Saya sangat kecewa dengan hasilnya, akan tetapi harus menerima ini," tegas pelatih asal Italia itu.

Raihan hasil imbang ini tak mengubah posisi Persija Jakarta di tabel klasemen sementara BRI Liga 1. Klub berjulukan Macan Kemayoran itu tertahan di posisi kedelapan dengan raihan 15 poin dari 11 laga.

1 dari 3 halaman

Tak Manfaatkan Peluang

BRI Liga 1: Persija Jakarta vs Barito Putera (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Kekecewaan yang sama juga diungkapkan Maman Abdurrahman. Menurut Maman, Persija Jakarta seharusnya bisa menang bila berhasil memaksimalkan kesempatan melalui tendangan penalti pada menit-menit akhir pertandingan.

"Pertandingan malam ini hasilnya sangat mengecewakan. Apalagi ini pertandingan terakhir di seri kedua dan kami tidak bisa memanfaatkan peluang pada akhir pertandingan saat mendapatkan penalti," ucap Maman.

"Namun, inilah sepak bola. Apapun bisa terjadi. Pastinya ini akan menjadi evaluasi buat kami dan akan kerja keras lagi pada seri ketiga," tegas pemain berusia 39 tahun itu.

2 dari 3 halaman

Unggul Segalanya

BRI Liga 1: Pelatih Persija Jakarta, Angelo Alessio (c) Bola.net/M Iqbal Ichsan

Statistik Liga 1 mencatat, Persija Jakarta unggul segalanya dari Barito Putera. Klub berjulukan Macan Kemayoran itu mencatatkan 57 persen penguasaan bola berbanding 43 milik Laskar Antasari.

Persija tampil atraktif dengan melepaskan 12 peluang. Sayangnya, dari enam peluang tepat sasaran yang di dapat hanya satu yang jadi gol.

Sementara itu, Barito Putera tercatat memiliki enam peluang sepanjang laga. Pasukan Djadjang Nurdjaman itu memiliki tiga peluang akurat, yang satu di antaranya menjadi gol.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR