BRI Liga 1: Kekuatan Persija Compang-camping, Maman Abdurahman Tetap Bertekad Kalahkan Persebaya

Gia Yuda Pradana | 14 Februari 2022, 09:22
Persija Jakarta di BRI Liga 1 2021/2022 (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi
Persija Jakarta di BRI Liga 1 2021/2022 (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Bola.net - Persija Jakarta akan menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan ke-25 BRI Liga 1 2021/2022. Kendati kekuatan timnya compang-camping karena masih banyak pemain yang terpapar COVID-19, bek Persija, Maman Abdurahman bertekad mengalahkan Persebaya.


Berdasarkan hasil tes swab pada 12 Februari 2022, tercatat ada 16 pemain Persija yang masih dinyatakan positif COVID-19. Sementara itu, yang negatif ada 19.

Tak hanya itu, tim Ibu Kota juga belum bisa didampingi pelatih kepala Sudirman saat laga kontra Persebaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin (14/2). Sebab, juru taktik berkepala plontos itu masih dirawat di rumah sakit pasca kondisinya menurun akibat terpapar COVID-19.

“Sebagai pemain tampil dengan keadaan dan kondisi apa pun tetap harus mempersiapkan diri. Tim pelatih sudah mempersiapkan strategi dan saya secara pribadi siap," ujar Maman, disadur dari laman klub.

"Saya pun ingin memperbaiki posisi Persija di klasemen. Kami punya target bahwa kami harus memenangkan pertandingan,” katanya menambahkan.

Baca halaman berikutnya ya Bolaneters.

1 dari 2 halaman

Bicara Kekuatan Persebaya

Selebrasi Arsenio Valpoort usai mencetak gol untuk Persebaya Surabaya di BRI Liga 1 2021/22 (c) Bola.com/Maheswara Putra

Selebrasi Arsenio Valpoort usai mencetak gol untuk Persebaya Surabaya di BRI Liga 1 2021/22 (c) Bola.com/Maheswara Putra

Lebih lanjut, Maman berbicara mengenai kekuatan Persebaya. Menurutnya, Bajul Ijo merupakan tim kuat yang punya banyak kelebihan.

“Menurut saya pemain-pemain depan Persebaya ini yang terbaik di Liga 1. Mereka punya kekompakan dan kebersamaan," tutur mantan pemain Persib Bandung ini.

"Saya pikir kerja sama tim mereka cukup baik, cukup bagus. Lalu mereka baik secara individu dan secara tim. Saya pikir kami harus mengantisipasi itu,” imbuh Maman.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR