BRI Liga 1: Dibobol Sang Mantan, Madura United Akui Kecolongan

Ari Prayoga | 2 November 2021, 01:10
David Laly (kiri) berebut bola dengan Rizky Dwi Febrianto di laga pekan 10 BRI Liga 1 2021/2022 antara Madura United vs Arema FC di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (01/11/2021). (c) Bola.com/Bagaskara Lazuardi
David Laly (kiri) berebut bola dengan Rizky Dwi Febrianto di laga pekan 10 BRI Liga 1 2021/2022 antara Madura United vs Arema FC di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (01/11/2021). (c) Bola.com/Bagaskara Lazuardi

Bola.net - Madura United menelan kekalahan ketika menghadapi Arema FC pada pekan ke-10 BRI Liga 1 2021/2022. Laskar Sapeh Kerrab dipaksa menyerah 1-2 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (01/11/2021) malam.


Madura United sebenarnya nyaris mendapatkan satu poin setelah Kushedya Yudo saling berbalas gol dengan Rafael Silva pada menit 50' dan 51'. Namun, Rizky Dwi Febrianto mencetak gol kedua Arema di penghujung laga.

Rizky Dwi yang merupakan mantan pemain Madura United mencetak gol indah melalui skema tendangan bebas pada menit 90'. Bola yang mengarah ke pojok kanan atas gawang tak bisa dijangkau M. Ridho.

Menurut pelatih Madura United, Rahmad Darmawan anak asuhnya sebenarnya sudah tampil bagus. Bahkan, mereka sempat mendominasi permainan di babak pertama dan menciptakan banyak peluang.

"Sayang kami harus kecolongan di menit terakhir lewat satu tendangan bebas yang saya sendiri jujur mempertanyakan foul-nya dimana," katanya dalam sesi jumpa pers virtual usai laga.

Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters

1 dari 2 halaman

Pergantian yang Tak Diinginkan

Pelatih yang akrab disapa RD tak menampik bahwa Madura United mengalami penurunan performa pada babak kedua. Namun, itu karena dia dipaksa melakukan pergantian di luar rencana.

RD dipaksa menarik keluar David Laly dan Rafael Silva pada awal babak kedua. Eks penyerang Sriwijaya FC itu tidak punya pilihan karena kondisi keduanya tidak memungkinkan.

"Saya harus melakukan pergantian pemain karena memang kondisinya cedera dan dia tidak bisa main," paparnya.

Dampaknya memang cukup signifikan, terutama di lini serang. RD menyebut kemampuan memegang bola melemah setelah keluarnya Rafael Silva.

"Kami tadi sedikit menurun penampilan kami di lini depan, kami tidak terlalu kuat dalam hold bola," tegas RD.

2 dari 2 halaman

Observasi

Namun, RD belum bisa membeberkan secara detail kondisi cedera kedua pemainnya. Sebab, harus dilakukan observasi lebih lanjut oleh tim dokter.

Dikatakan pelatih asal Lampung itu, biasanya ada pembengkakan di sekitar titik cedera.

"Saya berharap tidak terlalu parah, tapi kami lihat nanti seperti apa tim medis yang akan melaksanakan tugasnya," tandasnya.

(Bola.net/Mustopa El Abdy)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR