BRI Liga 1: Banyak Pemain Dipanggil Timnas Indonesia, Aji Santoso Minta Persebaya vs PSIS Ditunda

Gia Yuda Pradana | 30 September 2021, 11:02
Persebaya Surabaya di BRI Liga 1 2021/2022 (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi
Persebaya Surabaya di BRI Liga 1 2021/2022 (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Bola.net - Persebaya Surabaya kembali menyumbang banyak pemain dalam skuad Timnas Indonesia. Ada empat penggawa Green Force yang dipanggil Shin Tae-yong untuk menjalani play off Kualifikasi Piala Asia 2023 di Thailand.


Empat pemain yang dimaksud adalah Rizky Ridho Ramadhani, Ernando Ari Sutaryadi, Ricky Kambuaya dan Rachmat Irianto. Mereka merupakan pemain-pemain yang selama ini menjadi langganan starter.

Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso mengaku siap mensupport pemainnya untuk bergabung dengan timnas Indonesia. Namun, dia meminta agar timnya tidak dirugikan dengan pemanggilan itu.

"Saya bersama Persebaya sangat nasionalis, tetap men-support pemain untuk berangkat ke timnas, tapi klub juga jangan dirugikan," kata Aji Santoso kepada Bola.net, Kamis (30/09/2021).

Aji meminta klub tidak dirugikan karena pemanggilan timnas akan mengurangi 40 persen kekuatan Persebaya. Sementara tim Kota Pahlawan harus menghadapi PSIS Semarang di BRI Liga 1 akhir pekan ini.

Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters.

1 dari 2 halaman

Keputusan Bijak

Pelatih Persebaya Surabaya di BRI Liga 1, Aji Santoso. (c) Bola.com/Aditya Wani

Oleh karena itu, Aji mengusulkan agar duel antara Persebaya kontra PSIS Semarang ditunda. Karena itu dinilai akan menjadi keputusan yang paling bijak di tengah berkurangnya kekuatan Tim Kota Pahlawan.

"Karena kalau tetap dipaksakan untuk main, 40 persen kekuatan Persebaya terkurangi, ini berarti merugikan kami," juru taktik asal Kepanjen, Kabupaten Malang itu menambahkan.

"Makanya saya mengharapkan, saya juga menyampaikan ke manajer untuk mem-push PSSI dan LIB untuk pertandingan seri kesatu pertandingan keenam antara PSIS dengan Persebaya Surabaya ini akan lebih baik akan lebih bijaksana kalau ini ditunda," tegasnya.

2 dari 2 halaman

Diantisipasi dari Awal

Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022 (c) PSSI

Lebih lanjut, kata Aji, seharusnya kondisi ini harus dipikirkan jauh-jauh hari oleh federasi maupun operator kompetisi sebelum menentukan jadwal. Sehingga tidak terjadi benturan antara liga dan agenda timnas Indonesia.

"Pihak federasi kan sudah tahu kalau tanggal 7 main di Thailand, kenapa memaksakan seri satu sampai 6 pertandingan, seharusnya kalau sama-sama tidak merugikan timnas dan klub kan cukup 5 pertandingan," jelas Aji.

"Jadi tanggal 29 pertandingan terakhir, sehingga pemain bisa konsentrasi ke klub dan ke timnas. Kalau ini kan klub pasti dirugikan, seharusnya jauh-jauh hari sudah dipikirkan supaya enggak berbenturan," tandasnya.

(Bola.net/Mustopa El Abdy)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR