BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

BRI Liga 1: 4 Pemain Penting Arema FC Ini Bisa Bikin Persita Ketar-ketir!

27-10-2021 15:01 | Yaumil Azis

Pemain Arema FC, Carlo Fortes (kiri) merayakan gol ke gawang Persija Jakarta dalam laga pekan 7 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (17/10/2021). (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi
Pemain Arema FC, Carlo Fortes (kiri) merayakan gol ke gawang Persija Jakarta dalam laga pekan 7 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (17/10/2021). (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Bola.net - Empat kemenangan berturut-turut telah dibukukan Arema FC pada ajang BRI Liga 1 2021/2022. Sudah jelas, mereka berniat memperpanjang torehan apik tersebut saat bertemu Persita Tangerang di Stadion Sultan Agung hari Rabu (27/10/2021).

Pelatih Eduardo Almeida mengaku sudah menyiapkan anak buahnya untuk menghadapi laga ini. Meski minim waktu pemulihan kebugaran, pelatih asal Portugal itu berupaya membuat Arema FC tetap berbahaya.

Kerangka tim sepertinya tidak akan banyak berubah. Biasanya, pelatih asal Portugal itu hanya melakukan sedikit perubahan di sektor sayap kiri. Selebihnya, masih dihuni materi pemain yang sama.

Almeida yakin pemain kuncinya tidak kelelahan, lantaran sudah memberikan istirahat yang cukup. Almeida sering mengganti pemain kunci ketika tim sudah unggul. Tujuannya agar tenaga mereka tidak terkuras untuk laga selanjutnya.

Ini rangkuman empat pemain penting Arema FC yang bisa jadi motor serangan lawan Persita Tangerang. Mereka sudah memperlihatkan kontribusinya. Selain itu, ada satu pemain lain di lini depan yang punya penasaran untuk segera mengakhiri masa mandulnya. Berikut para pemain tersebut.

1 dari 4 halaman

Carlos Fortes

Ekspresi kecewa pemain Arema FC, Carlos Manuel Dos Santos Fortes saat laga pekan ketujuh BRI Liga 1 2021 melawan Persija Jakarta di Stadion Manahan, Minggu (17/10/2021).  (c) Bola.net/Bagaskara Lazuar
Ekspresi kecewa pemain Arema FC, Carlos Manuel Dos Santos Fortes saat laga pekan ketujuh BRI Liga 1 2021 melawan Persija Jakarta di Stadion Manahan, Minggu (17/10/2021). (c) Bola.net/Bagaskara Lazuar

Carlos Fortes adalah striker paling ganas yang dimiliki Arema saat ini. Penyerang asal Portugal tersebut sudah mengoleksi 5 gol dalam 4 laga beruntun.

Gol dengan berbagai cara sudah diperlihatkannya. Mulai dari tendangan jarak jauh, adu lari dan skill sudah membuktikan dia merupakan pemain dengan kemampuan komplit.

Ditambah lagi dia sedang menjalani tantangan dari Presiden Arema, Gilang Widya Pramana. Jika berhasil mencetak tiga gol alias hattrick, Fortes bakal dapat bonus tambahan berupa Iphone 13.

Rangsangan itu bisa membuat Fortes bakal berburu gol lagi. Selain itu, keuntungan lainnya Fortes dapat banyak suplai umpan manja dari Dendi Santoso. Kolaborasi keduanya sudah diperlihatkan dalam beberapa laga sebelumnya.

2 dari 4 halaman

M. Rafli

Gelandang Arema FC, Muhammad Rafli selebrasi dengan menutup satu matanya, setelah menjebol gawang PSM Makassar, di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Rabu (2/10/2019). (c) Bola.com/Iwan Setiawan
Gelandang Arema FC, Muhammad Rafli selebrasi dengan menutup satu matanya, setelah menjebol gawang PSM Makassar, di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Rabu (2/10/2019). (c) Bola.com/Iwan Setiawan

Kepercayaan striker berusia 22 tahun itu sedang bagus. Dia baru mencetak gol kedua di laga sebelumnya lawan Persiraja Banda Aceh.

Rafli bisa memperlihatkan keahlian lainnya pada musim ini, yakni menjadi algojo tendangan bebas. Dua gol yang dicetaknya semua dari tendangan bebas langsung. Gawang Persita bisa terancam jika Arema dapat tendangan bebas dengan jarak yang ideal.

Selain itu, Rafli juga bisa melayani Carlos Fortes. Dia mengaku lebih senang memberikan assist jika rekannya punya ruang yang lebih bagus didepan gawang lawan. Beberapa laga sebelumnya, Rafli dipasang sebagai second striker. Selain tak egois, dia juga punya skill individu bagus.

3 dari 4 halaman

Hanif Sjahbandi

Pemain Arema FC, Hanif Abdurrauf Sjahbandi (kiri) berusaha melewati pemain Persiraja Banda Aceh, Muhammad Hamdan Zamzani saat laga pekan kedelapan BRI Liga 1.  (c) Bola.com/Bagaskara Lazuardi
Pemain Arema FC, Hanif Abdurrauf Sjahbandi (kiri) berusaha melewati pemain Persiraja Banda Aceh, Muhammad Hamdan Zamzani saat laga pekan kedelapan BRI Liga 1. (c) Bola.com/Bagaskara Lazuardi

Gelandang jangkar ini pemainannya lebih matang, karena selalu jadi pilihan utama. Berbeda dengan musim-musim sebelumnya, ketika Hanif ada di bawah bayang-bayang seniornya, Hendro Siswanto yang kini pindah ke Borneo FC.

Pemain berusia 24 tahun itu tak sekadar jadi pemutus serangan lawan dari lini tengah. Tapi serangan yang dibangun Arema selalu bermula dari kakinya.

Hanif seperti dapat peran ganda sebagai pengatur irama permainan. Skill individunya juga lebih sering diperlihatkan. Dia tidak lagi buru-buru melepaskan bola. Umpan-umpan jauhnya yang akurat bisa dimaksimalkan ketika melakukan serangan balik cepat.

4 dari 4 halaman

Dedik Setiawan

Striker Arema FC, Dedik Setiawan (c) Bola.com/Iwan Setiawan
Striker Arema FC, Dedik Setiawan (c) Bola.com/Iwan Setiawan

Striker Timnas Indonesia yang masih mandul. Dia sepertinya kehilangan insting gol karena sempat menepi selama satu musim setelah operasi lutut.

Dedik sempat dapat kritikan dari Aremania ketika banyak membuang peluang emas. Pelatih Arema, Eduardo Almeida ingin Dedik tidak tampil dengan beban untuk mencetak gol.

Sehingga dia sempat diposisikan sebagai sayap kiri. Tapi Dedik tetap bisa membahayakan gawang Persita Tangerang.

Dia pasti ingin melepas label striker mandul. Mengingat statusnya sekarang sebagai striker Timnas Indonesia dan dua musim terakhir selalu jadi striker subur Arema.

Disadur dari: Bola.com (Iwan Setiawan/Yus Mei Sawitri)

Diunggah pada: 27 Oktober 2021

KOMENTAR