BRI Liga 1 2021/2022: Arema FC Enggan Berjudi pada Bursa Transfer Paruh Musim

Serafin Unus Pasi | 16 Desember 2021, 18:34
Johan Alfarizie (tengah) merayakan golnya di laga pekan ke-12 BRI Liga 1 2021/2022 antara Persik Kediri vs Arema FC di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (19/11/2021). (c) Bola.com/Bagaskara Lazuardi
Johan Alfarizie (tengah) merayakan golnya di laga pekan ke-12 BRI Liga 1 2021/2022 antara Persik Kediri vs Arema FC di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (19/11/2021). (c) Bola.com/Bagaskara Lazuardi

Bola.net - Manajemen Arema FC angkat bicara ihwal langkah yang akan mereka ambil pada bursa transfer paruh musim BRI Liga 1 2021/2022. Klub berlogo singa mengepal ini menegakan tak mau berjudi dan bakal cermat pada bursa transfer tersebut.

"Sebenarnya, kalau soal inventarisasi kebutuhan apa saja dan apa yang harus dilakukan jelang putaran kedua kita sudah lakukan," ucap Manajer ad interim Arema FC, M. Ali Rifki, dalam rilis manajemen Arema FC, Kamis (16/12).

"Namun, sekali lagi kita harus cermat. Kebutuhan masing-masing tim tidak bisa disamakan," sambungnya.

Saat ini, bursa transfer paruh musim BRI Liga 1 2021/2022 sudah dibuka. Bursa transfer ini rencananya akan dihelat sampai 12 Januari mendatang. Hal ini membuat Arema masih memiliki cukup waktu untuk untuk mempertimbangkan secara matang langkah mereka pada jendela transfer.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.

1 dari 3 halaman

Berhitung Cermat

Lebih lanjut, Ali Rifki menyebut bahwa tim pelatih sudah melakukan evaluasi soal performa anak asuhnya pada putaran pertama kompetisi. Mereka pun sudah menginventarisasi kebutuhan tim berdasar hasil inventarisasi tersebut.

"Pelatih tentu memiliki perhitungan sendiri terkait bursa transfer ini," kata Ali Rifki.

"Peta kekuatan tim-tim yang akan menjadi lawan Arema FC di putaran kedua juga terus kita ikuti," sambungnya.

2 dari 3 halaman

Lebih Baik pada Putaran Kedua

Sementara itu, Ali menegaskan bahwa seluruh penggawa tim Arema FC mematok target tinggi pada putaran kedua mendatang. Mereka, sambungnya, mematok target yang lebih baik ketimbang putaran pertama lalu.

"Tentu saja, kalau target kita selalu menargetkan yang lebih tinggi. Apalagi, kita berada dalam tiga besar, notabene berada dalam persaingan perebutan juara,” tandasnya.

Arema FC sendiri menutup putaran pertama dengan apik. Mereka mengoleksi 33 angka dari 16 laga yang sudah dilakoni.

Dibandingkan dengan tim-tim lainnya, Arema FC memiliki tabungan satu pertandingan. Pertandingan tersebut adalah laga kontra Persikabo 1973. Laga ini seharusnya merupakan bagian dari perjalanan Arema pada putaran pertama. Namun, laga ini diundur karena berbarengan dengan agenda Timnas Indonesia pada Piala AFF 2020.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR