BERITA TIMNAS JADWAL KLASEMEN LAINNYA

BRI Liga 1 2021/2022: Arema FC Acuhkan Catatan Buruk Mereka di Stadion Manahan

16-10-2021 15:19 | Yaumil Azis

Pemain Arema FC merayakan gol yang dicetak oleh Carlos Fortes saat melawan Persipura Jayapura pada laga BRI Liga 1 di Stadion Madya, Jakarta, Rabu, (29/9/2021). (c) Bola.com/ M Iqbal Ichsan
Pemain Arema FC merayakan gol yang dicetak oleh Carlos Fortes saat melawan Persipura Jayapura pada laga BRI Liga 1 di Stadion Madya, Jakarta, Rabu, (29/9/2021). (c) Bola.com/ M Iqbal Ichsan

Bola.net - Buruknya catatan mereka kala berlaga di Stadion Manahan Solo tak membuat Arema FC risau. Klub berlogo singa mengepal ini mengaku tak mau terikat dengan catatan buruk mereka tersebut kala melakoni seri kedua BRI Liga 1 2021/2022, yang beberapa laganya dihelat di Stadion Manahan.

"Saya selalu bilang agar kita bisa melupakan masa lalu, termasuk catatan buruk ini," ucap Asisten Manajer Arema FC, M. Ali Rifki, kepada Bola.net.

"Sebagai gantinya, kita harus menatap masa depan," sambungnya.

Arema sendiri dijadwalkan bakal melakoni dua laga mereka pada seri kedua BRI Liga 1 2021/2022 ini di Stadion Manahan. Dua laga ini adalah laga kontra Persija Jakarta, yang akan dihelat pada Minggu (17/10), dan laga kontra Persebaya Surabaya, yang bakal dihelat pada Sabtu (06/11) mendatang.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.

1 dari 2 halaman

Belajar dari Persela

Menurut Ali Rifki, soal melupakan catatan buruk, timnya bisa belajar dari pengalaman mereka menghadapi Persela Lamongan. Arema kerap kesulitan dalam menghadapi tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut sebelumnya.

"Namun, pada pertandingan terakhir kita berhasil menang telak pada laga kontra Persela Lamongan," ungkap Ali.

"Hal ini merupakan bukti bahwa catatan buruk tidak boleh menjadi halangan kita untuk menatap masa depan," ia menambahkan.

2 dari 2 halaman

Semua Tim Sama

Lebih lanjut, Ali menyebut, catatan masa lalu tak banyak bisa dijadikan acuan saat ini. Pasalnya, kondisi pandemi ini, membuat kondisi yang ada saat ini berbeda ketimbang sebelumnya.

"Saat ini, kondisi tim-tim di kompetisi sama saja. Sistem kompetisi saat ini pun baru," ucap Ali Rifki.

"Kita harus lupakan saja catatan-catatan masa lalu dan menatap masa depan," ia menandaskan.

(Bola.net/Dendy Gandakusumah)

KOMENTAR