BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Boyong 8 Pemain Baru, PSS Sleman Baru Habiskan 85 Persen Anggaran Transfer

02-03-2021 12:53 | Asad Arifin

Pemain PSS merayakan gol ke gawang Bhayangkara FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (21/6/2019). (c) Bola.com/Vincentius Atmaja Pemain PSS merayakan gol ke gawang Bhayangkara FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (21/6/2019). (c) Bola.com/Vincentius Atmaja

Bola.net - PSS Sleman menjadi sorotan karena jor-joran di bursa transfer jelang musim 2021. Walau sudah membawa delapan pemain baru, PSS belum akan berhenti belanja pemain baru ke depannya.

PSS Sleman baru saja mengumumkan delapan rekrutan baru untuk persiapan menghadapi Piala Menpora dan Liga 1 2021. Beberapa di antaranya memiliki nama besar di klub sebelumnya.

Sebut saja, duo Persib Bandung yakni Kim Jeffrey Kurniawan dan Fabiano Beltrame, bintang Persebaya Surabaya Irfan Jaya, hingga kiper Timnas Indonesia U-19 dari PSMS Medan, Muhammad Adi Satryo resmi menjadi rekrutan anyar PSS.

Sebelumnya PSS melepas sembilan pemain lokal PSS ditambah satu pemain asingnya yang mengundurkan diri yaitu Yevhen Bokhasvili. Kini dengan penambahan delapan pemain baru, membuat komposisi skuad PSS sudah mencapai 90 persen.

1 dari 2 halaman

Sanggup Bayar Gaji?

Dirut PSS Sleman, Marco Gracia Paulo, mengatakan penggawa baru yang resmi didatangkan saat ini bukan sekadar punya nama besar, melainkan punya hasrat tinggi bermain di PSS. Dia mengatakan uang bukan alasan mereka datang bergabung dengan PSS.

"Memang di luar jadi heboh, mengatakan PSS pasti jor-joran, sampai disamakan dengan klub top Eropa. Sebenarnya enggak, yang paling utama kami tetap mematuhi anggaran klub," terang Marco Gracia Paulo, Senin (1/3/2021).

Menurutnya, belanja pemain saat ini juga mencatatkan suatu prestasi tersendiri. Marco Gracia mengatakan budget belanja hingga hari ini, termasuk untuk dua pemain asing lagi yang akan segera bergabung, masih di angka 85 persen dibanding anggaran musim 2020.

"Jangan sampai PSS belanja berlebihan (over spend) tapi setelah itu tidak bisa membayar gaji pemain. Hal itu jadi rambu nomor satu bagi PSS Sleman," kata Marco.

2 dari 2 halaman

Hasil Kerja Keras

Keberhasilan PSS dalam merekrut berderet pemain bintang merupakan hasil kerja keras manajemen. Dimulai dari saat manajemen melayani tim, seperti ketika terjadi rasionaliasi gaji karena dampak pandemi COVID-19, PSS peduli dengan pemain.

Di sisi lain, pemain-pemain yang dicari PSS juga dilandasi semangat untuk membawa tim kebanggaan Brigata Curva Sud (BCS) dan Slemania terangkat prestasinya. Selain itu sebenarnya banyak pemain yang lebih punya nama besar disodorkan ke manajemen PSS, namun tidak mencapai kesepakatan.

"Perhatian dari manajemen kepada pemain sehingga memberikan rasa aman dan nyaman menjadi lebih penting dari sekedar jumlah uang," tuturnya.

Disadur dari Bola.com (Penulis: Vincentius Atmaja/Editor: Yus Mei Sawitri, 1 Maret 2021)

KOMENTAR