Borneo FC vs Persebaya 2-1, Set Piece Jadi Mimpi Buruk Green Force

Dimas Ardi Prasetya | 20 Agustus 2022, 00:18
Duel Borneo FC vs Persebaya Surabaya di laga pekan kelima BRI Liga 1 2022/2023 di Stadion Segiri, Jumat (19/08/2022) dini hari WIB. (c) Bri Liga 1 Official Twitter
Duel Borneo FC vs Persebaya Surabaya di laga pekan kelima BRI Liga 1 2022/2023 di Stadion Segiri, Jumat (19/08/2022) dini hari WIB. (c) Bri Liga 1 Official Twitter

Bola.net - Persebaya Surabaya kembali kebobolan melalui skema set piece. Itu terjadi ketika tim Kota Pahlawan takluk 2-1 dari Borneo FC Samarinda pada pekan kelima BRI Liga 1 2022/2023, Jumat (19/08/2022).

Gol pertama Borneo FC dicetak melalui skema sepak pojok oleh Matheus Pato pada menit 62'. Sementara gol kedua dibukukan dari tendangan penalti juga oleh pemain yang sama.

Hasil itu membuat Persebaya sudah kebobolan tiga gol melalui skema set piece serta dua lainnya melalui titik putih. Tim Kota Pahlawan hanya sekali kemasukan melalui situasi open play.

Artinya, buruknya antisipasi set piece menjadi masalah serius bagi Persebaya. Set piece seakan menjadi mimpi buruk bagi Green Force dalam beberapa laga awal BRI Liga 1 2022/2023.

Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters

1 dari 2 halaman

Berkali-kali Jadi Penyebab Kebobolan

Pelatih Persebaya, Aji Santoso mengakui bahwa antisipasi set piece menjadi masalah serius timnya. Akan tetapi, dia juga sudah berulang kali memperbaikinya.

"Itu sudah berkali-kali, mau berangkat sampai kemarin pun latihan, selalu kami mengantisipasi," katanya dalam sesi jumpa pers usai laga kontra Borneo FC.

"Memang di dalam corner kick tadi saya sudah menugaskan pemain satu lawan satu, man to man, tidak zonal marking. Tetapi Leo Lelis kalah duel sama si Pato," tegasnya.

2 dari 2 halaman

Enggan Disalahkan

Karena itu, Aji tidak mau disalahkan atas penyebab kebobolan timnya melalui skema set piece. Karena dia sudah sering memperbaikinya di dalam latihan.

"Sudah diantisipasi, tapi mau gimana lagi kalau itu terjadi," juru taktik asal Kepanjen, Kabupaten Malang itu menegaskan.

"Kecuali kalau saya tidak memberi perbaikan di dalam corner kick atau free kick, boleh komplain ke saya, tetapi ini sudah saya berikan semua," pungkasnya.

(Bola.net/Mustopa El Abdy)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR