BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Berpotensi Jadi Sengketa, Persebaya Minta Aturan Renegosiasi Kontrak Diperjelas

10-07-2020 13:18 | Gia Yuda Pradana

Persebaya Surabaya (c) Bola.com/Aditya Wany Persebaya Surabaya (c) Bola.com/Aditya Wany

Bola.net - Persebaya Surabaya meminta PSSI memperjelas aturan renegosiasi kontrak yang tertuang dalam surat keputusan SKEP/53/VI/2020. Alasannya, aturan tersebut berpotensi menjadi sengketa.

Menurut Sekretaris Persebaya, Ram Surahman, klub butuh kepastian apakah aturan gaji 50 persen sudah atas sepengetahuan FIFA atau tidak. Itu penting untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari.

”Negosiasi itu tidak semudah seperti yang disampaikan, harus 25 persen, 50 persen dan sebagainya, khususnya yang menjadi intens kami terhadap pemain asing,” katanya kepada Bola.net.

”Apakah surat keputusan itu sudah cukup? Katakanlah kalau SKEP itu sudah cukup dan sepengetahuan FIFA, kan menjadi lebih tenang,” imbuhnya.

”Karena ini berpotensi ada sengketa. Nanti pemain asingnya lapor FIFA. Kalau seperti itu terjadi, bagaimana? Itu kan perlu juga dibahas,” tegas mantan jurnalis olahraga tersebut.

Dikatakan Ram, ada banyak pertanyaan-pertanyaan yang perlu didiskusikan. Dia pun meyakini klub yang lain juga punya pemikiran yang sama.

”Saran kami PSSI memberi pendampingan atau penjelasan kepada klub bahwa ini semua sudah seperti arahan FIFA, seperti panduan FIFA. Klub nanti akan menjadi lebih tenang untuk ngobrol dengan para pemain,” jelasnya.

”Artinya, ini banyak hal teknis yang harus dibicarakan, dan itu akan lebih cepat lebih baik,” lanjut Ram.

Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters.

1 dari 1 halaman

Kepastian Jadwal

Latihan Persebaya Surabaya (c) Official Persebaya Latihan Persebaya Surabaya (c) Official Persebaya

Selain itu, untuk melakukan renegosiasi, klub juga butuh kepastian sampai kapan kompetisi akan digulirkan. Itu perlu disesuaikan dengan rencana perpanjangan kontrak.

Dikatakan Ram, sebagian besar pemain Persebaya kontraknya berakhir pada bulan Desember tahun ini. Jika tidak ada kepastian selesainya kompetisi, klub juga sulit untuk menyusun rencana kontrak.

”Kontrak diperpanjang sampai kapan, enggak sekadar akhir kompetisi, itu ada tenggat, ada kepastian, jadi klub juga bisa melakukan planning, termasuk planning untuk musim depan,” tambahnya.

”Makanya, sebaiknya segera bergerak cepat. Panduan teknis secepatnya dibuat dan dikirimkan ke klub,”tandas pria asal Gresik tersebut.

(Bola.net/Mustopa El Abdy)

KOMENTAR