Beda Sikap Robert Alberts dan Thomas Doll Soal Jam Malam Liga 1: Ada yang Protes, Ada yang Senang!

Asad Arifin | 8 Juli 2022, 15:37
Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll (c) Bola.com/Ikhwan Yanuar
Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll (c) Bola.com/Ikhwan Yanuar

Bola.net - Sikap yang berbeda ditunjukkan Robert Rene Alberts dari Persib Bandung dan Thomas Doll dari Persija Jakarta soal jam malam kick-off laga Liga 1 2022/2023. Satu pihak protes dan satu pihak justru merasa senang.

PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah merancang draft jadwal Liga 1 untuk musim ini. Persib Bandung dan Persija Jakarta menjadi dua tim dengan kick-off malam hari paling banyak.

PT LIB sudah mengatur tanggal dan waktu sepak mula dalam draft Liga 1 hingga pekan ke-20. Persib akan 17 kali bermain pukul 20.00 WIB ke atas, sedangkan Persija 15 kali.

Robert Alberts selaku pelatih Persib Bandung menuntut keadilan atas jadwal itu, sementara Thomas Doll sebagai pelatih Persija malah meresponsnya dengan antusias. Yuk simak ulasan selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.

1 dari 4 halaman

Thomas Doll Senang

"Ini sempurna. Saya pikir semua pemain suka bermain di bawah lampu. Cuaca malam juga tidak terlalu hangat karena siang hari sangat panas," imbuh Thomas Doll.

"Itulah mengapa kami perlu kondisi yang bagus karena beberapa partai juga dimainkan sore hari. Saya pikir partai pertama kami juga digelar sore hari."

"Pukul 20.30 itu waktu yang tepat untuk bermain sepak bola. Saya suka bermain malam hari. Saya pikir setiap pemain suka bermain malam dan itu bagus," tuturnya.

2 dari 4 halaman

Fans Bisa Nonton di TV

Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll bercengkrama dengan anak asuhnya (c) Persija Jakarta

Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll bercengkrama dengan anak asuhnya (c) Persija Jakarta

Partai Persija yang mayoritas bermain pada malam hari juga memungkinkan banyak orang menonton Michael Krmencik dkk. dari layar televisi.

PT LIB telah menunjuk Persija untuk membuka Liga 1 pada 23 Juli 2022 dengan menantang juara bertahan Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.

"Saya pikir setiap orang juga ingin menyaksikan Persija. Akan bagus sekali jika banyak suporter menonton di televisi," terang Thomas Doll.

3 dari 4 halaman

Protes Persib Bandung

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts (c) Bola.com/Erwin Snaz

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts (c) Bola.com/Erwin Snaz

Robert Alberts menilai draf jadwal Liga 1 musim depan yang dirilis PT LIB sangat tidak adil buat timnya. Sebab, banyak laga yang harus dimainkan Maung Bandung pada malam hari. Persib akan melakoni 17 dari 20 laganya pada malam hari.

“Harus ada asas fair play bagi setiap tim," ujar Robert, disadur dari laman klub.

"Apa yang terjadi jika di setiap laga bermain 20.30 atau bahkan 20.45 di laga pembuka. Kami harus kembali larut malam ke hotel dan keesokan harinya melakukan perjalanan. Tentu pemain akan merasa kelelahan,” kata mantan pelatih PSM Makassar itu.

4 dari 4 halaman

Dampak Buruk Dirasakan Persib

Pemain Persib Bandung, Ciro Alves berusaha menendang bola melewati adangan winger Bali United Novri Setiawan di laga penyisihan Grup C Piala Presiden 2022 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung

Pemain Persib Bandung, Ciro Alves berusaha menendang bola melewati adangan winger Bali United Novri Setiawan di laga penyisihan Grup C Piala Presiden 2022 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung

Robert mengaku sudah merasakan dampaknya saat Liga 1 musim lalu. Di mana Persib mendapat banyak jadwal pertandingan pada malam hari, dan pemain baru bisa istirahat menjelang pagi.

“Harus fair play kepada setiap tim. Kalau tidak salah Bali United dan Bhayangkara FC hanya bermain empat kali di malam hari. Sedangkan kami bermain 13 kali malam hari (musim 2021/2022 lalu)," tuturnya.

"Jadi ini harus diperhatikan dan menjadi hak kami untuk berdiskusi dengan pihak operator,” imbuh mantan pelatih PSM Makassar ini.

Disadur dari Bola.com: Muhammad Adiyaksa/Rizki Hidayat, 8 Juli 2022

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR