Bali United vs Persebaya 1-0, Green Force Tersingkir, Aji Santoso Kritik Wasit

Richard Andreas | 21 Juni 2022, 01:15
Pelatih Persebaya Surabaya di BRI Liga 1, Aji Santoso. (c) Bola.com/Aditya Wani
Pelatih Persebaya Surabaya di BRI Liga 1, Aji Santoso. (c) Bola.com/Aditya Wani

Bola.net - Persebaya Surabaya menelan kekalahan di laga terakhir Grup C Piala Presiden 2022. Tim Kota Pahlawan takluk 1-0 dari Bali United di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Senin (20/06/2022) malam.

Pemain yang menjadi mimpi buruk bagi Persebaya adalah Ramdani Lestaluhu. Dia membobol gawang Satria Tama melalui skema sepak pojok pada menit 52’, sekaligus menjadi satu-satunya gol yang tercipta pada laga tersebut.

Pelatih Persebaya, Aji Santoso menyayangkan hasil itu Karena sebenarnya tim Kota Pahlawan punya kesempatan untuk memimpin pertandingan dengan sejumlah peluang yang didapatkan, terutama di babak pertama.

”Pertandingan terakhir sebenarnya berjalan sangat menarik ya, baik Persebaya maupun Bali United berani keluar menyerang,” kata Aji Santoso dalam sesi jumpa pers usai laga.

”Sayang, ada beberapa peluang juga babak pertama seharusnya bisa leading tapi tidak bisa dimanfaatkan dengan baik,” imbuh juru taktik asal Kepanjen, Kabupaten Malang tersebut.

Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters.

1 dari 4 halaman

Kritik Keputusan Wasit

Aji juga menyesalkan keputusan wasit menjelang akhir pertandingan. Kata dia, Persebaya seharusnya mendapat hadiah penalti karena pemain Bali United melakukan pelanggaran di kotak terlarang.

Insiden yang dimaksud terjadi pada menit 95’ ketika Brylian Aldama dilanggar oleh Ramdani Lestaluhu. Namun, wasit menganggap berada di luar kotak penalti sehingga hanya berbuah tendangan bebas.

”Kami lihat di video, itu berada di dalam penalty box. Tapi saya tidak mau excuse (berdalih) masalah wasit,” tegas Aji.

2 dari 4 halaman

Jadi Bahan Evaluasi

Alwi Slamat (kiri) berebut bola dengan Putu Gede di laga Grup C Piala Presiden 2022 antara Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Senin (13/06/2022). (c) B

Alwi Slamat (kiri) berebut bola dengan Putu Gede di laga Grup C Piala Presiden 2022 antara Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Senin (13/06/2022). (c) B

Artinya, hasil pertandingan di Piala Presiden, khususnya melawan Bali United akan menjadi bahan evaluasi bagi Persebaya. Karena memang itu tujuan dari turnamen pramusim.

”Tapi saya punya keyakinan tim ini cukup prospek ke depan,” mantan pelatih Arema FC dan Persela Lamongan itu menambahkan.

Apalagi, pada pertemuan melawan Bali United Persebaya hampir menurunkan semua pemain baru sebagai starter. Kecuali Satria Tama, M. Alwi Slamat dan Mochamad Supriadi.

3 dari 4 halaman

Kurang Beruntung

Hal senada diungkapkan bek muda Persebaya, Alta Ballah, dia menilai Persebaya kurang beruntung pada laga melawan Bali United. Sebab, ada banyak peluang yang belum mampu berbuah gol.

”Pertandingan tadi berjalan menarik, apalagi tadi di babak kedua ya, kami terus menekan,” terang Alta Ballah.

Tapi, ya memang mungkin belum rezekinya hari ini, banyak peluang juga. Ini jadi bahan evaluasi buat ke depannya,” tandas mantan pemain Persita Tangerang tersebut.

4 dari 4 halaman

Persebaya Tersingkir

Sementara, atas hasil tersebut, perjalanan Persebaya di Piala Presiden 2022 dipastikan terhenti di babak penyisihan. Tim Kota Pahlawan menjadi juru kunci Grup C dengan 1 poin.

Dari tiga laga di fase grup, Persebaya meraih hasil imbang kontra Bhayangkara FC pada pertandingan pertama. Setelah itu, Green Force kalah dari Persib Bandung.

Hasil tersebut sekaligus menjadi capaian terburuk Persebaya sepanjang keikutsertaannya di Piala Presiden. Sebab, dalam dua edisi sebelumnya Persebaya mampu lolos ke babak 8 besar.

(Mustopa Elabdy/Bola.net)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR