Arema Tak Sekadar Incar Hasil Imbang di Kandang Persebaya

Serafin Unus Pasi | 8 April 2019, 21:01
Selebrasi Ricky Kayame (c) Arema FC Official
Selebrasi Ricky Kayame (c) Arema FC Official

Bola.net - - Kuncoro memastikan anak asuhnya tak akan sekadar bermain bertahan pada laga leg pertama Final Piala Presiden 2019, di kandang Persebaya Surabaya. Asisten Pelatih Arema FC ini memastikan para pemainnya tak pernah mendapat instruksi untuk bermain bertahan dan sekadar mengincar hasil imbang.

"Tidak ada rencana seperti itu (menahan imbang pada leg pertama, red). Ini bisa menjadi bumerang bagi kami," ucap Kuncoro.

"Kami tetap akan bermain normal. Apa itu? Kami tetap ingin mencari hasil terbaik," sambungnya.

Arema dan Persebaya akan berhadapan pada partai puncak turnamen Piala Presiden 2019. Kedua tim ini akan bermain pada laga yang berformat kandang-tandang.

Persebaya akan menjadi tuan rumah leg pertama, yang bakal dihelat di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Selasa (09/04). Kemudian, Arema akan menjadi tuan rumah pada leg kedua, yang dijadwalkan digelar di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Jumat (12/04). Kedua pertandingan ini rencananya akan disiarkan secara langsung oleh Indosiar.

Mengapa Kuncoro menegaskan Arema bakal terkena bumerang jika sekadar main bertahan demi mengejar hasil imbang pada leg pertama? Simak di bawah ini.

1 dari 2 halaman

Bakal Kesulitan

Kuncoro menyebut, upaya bertahan yang dilakukan untuk menahan imbang lawan akan membuat lawan leluasa mengembangkan permainan. Hal ini, sambung eks penggawa Arema Malang tersebut, akan membuat tim yang bertahan justru rentan kebobolan.

"Jika kita bertahan, kebobolan tinggal menunggu waktu saja," tegas Kuncoro.

"Selain itu, tim yang hanya menargetkan imbang adalah tim yang tidak siap untuk menang. Ini adalah tim yang bakal kalah. Pada pemain pun, hal ini membuat mental menjadi buruk," imbuhnya.

2 dari 2 halaman

Bakal Sengit

Lebih lanjut, Kuncoro memprediksi pertandingan antara Arema dan Persebaya bakal berlangsung sengit. Pasalnya, pelatih berusia 46 tahun ini menilai, kedua tim memiliki kekuatan yang identik.

"Persebaya hampir sama dengan Arema. Tim ini tak banyak mengubah komposisi pemain dari musim lalu. Tim mereka pun didominasi pemain muda," kata Kuncoro.

"Musim ini, mereka sedang matang-matangnya dan, ibarat buah, mereka siap dipanen," sambungnya.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR