BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Arema FC Beber Alasan Bersikeras Ingin Liga 1 2020 Dilanjutkan

11-07-2020 18:37 | Gia Yuda Pradana

Arema FC (c) Bola.com/Iwan Setiawan Arema FC (c) Bola.com/Iwan Setiawan

Bola.net - Manajemen Arema FC angkat bicara soal alasan mereka bersikeras mendukung dilanjutkannya Shopee Liga 1 musim 2020. Klub berlogo singa mengepal ini mengaku melindungi sejumlah kepentingan yang terkait dengan kompetisi.

"Ada banyak hal yang menjadi pertimbangan kami, kenapa masih bertekad melanjutkan kompetisi," ucap General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, pada Bola.net.

"Salah satunya adalah tanggung jawab dengan pihak ketiga, atau rekan bisnis. Ini jadi salah satu pertimbangan dari Arema, yang ingin agar kompetisi dilanjutkan," sambungnya.

Selain itu, Ruddy menyebut bahwa Arema juga memikirkan nasib para penggawa mereka jika kompetisi tak lagi bergulir. Terlebih lagi, menurut manajer berusia 48 tahun ini, para pemain tersebut juga memiliki keluarga, yang menjadi tanggung jawab mereka.

"Kalau kondisi seperti ini, dan kompetisi mandek, industri sepak bola pun akan berhenti. Padahal, banyak yang kehidupannya bergantung pada industri ini," tuturnya.

"Bukan hanya pemain, banyak kan orang yang penghidupannya tergantung dengan industri sepak bola," Ruddy menambahkan.

Sebelumnya, Arema termasuk dalam pihak yang ingin agar kompetisi dilanjutkan. Sikap ini selalu mereka bawa ke tiap rapat dengan PSSI.

Upaya Arema, juga klub-klub lain yang ingin kompetisi dilanjutkan, tak sia-sia. PSSI memastikan kompetisi Shopee Liga 1 musim 2020 dilanjutkan lagi. Dalam surat penjelasan yang dikeluarkan PT Liga Indonesia Baru, lanjutan kompetisi ini akan dihelat pada 1 Oktober 2020 sampai 28 Februari 2021.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.

1 dari 1 halaman

Tolak Menyerah

General Manager Arema FC, Ruddy Widodo (c) Bola.net/Dendy Gandakusumah General Manager Arema FC, Ruddy Widodo (c) Bola.net/Dendy Gandakusumah

Lebih lanjut, Ruddy menegaskan bahwa Arema FC tak menutup mata dengan belum redanya pandemi Corona ini. Namun, menurut pria asal Madiun ini, kondisi ini bisa disikapi dengan penerapan sejumlah protokol kesehatan dengan ketat.

"Kami sepakat dengan pemerintah yang menganjurkan 'berdamai' dengan Corona. Apalagi saat ini belum diketahui juga kapan pandemi ini akan berakhir. Cara berdamainya ya dengan dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan yang ketat," papar Ruddy.

"Kami tahu pandemi ini sangat berdampak bagi kehidupan kita. Namun, kami tak mau menyerah dan sekadar diam berpangku tangan menunggu pandemi ini reda. Kami nggak mau menyerah," tandasnya.

(Bola.net/Dendy Gandakusumah)

KOMENTAR