Arema FC 2 - 0 PSIS Semarang: Dendi Santoso Bawa Arema FC Berjaya

Yaumil Azis | 22 Mei 2022, 21:41
Logo Arema FC, salah satu kontestan BRI Liga 1 2021/2022 (c) Bola.com/Adreanus Titus
Logo Arema FC, salah satu kontestan BRI Liga 1 2021/2022 (c) Bola.com/Adreanus Titus

Bola.net - Arema FC sukses meraih kemenangan pada laga uji coba perdana pramusim mereka. Klub berlogo singa mengepal tersebut sukses mengalahkan PSIS Semarang dua gol tanpa balas.


Dua gol Arema FC, pada laga yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu (22/05) malam tersebut diborong Dendi Santoso. Arema sejatinya berpeluang menambah keunggulan mereka melalui sepakan penalti. Namun, Dedik Setiawan gagal memanfaatkan peluang tersebut dengan baik.

Laga ini merupakan leg pertama dari dua leg laga persahabatan antara Arema FC dan PSIS Semarang pada pramusim ini. Leg kedua rencananya akan dihelat di Stadion Jatidiri Semarang, Sabtu (04/06) mendatang.

Bagaimana jalannya laga selengkapnya? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.

1 dari 3 halaman

Babak Pertama

Kehadiran Evan Dimas mampu mengubah paras permainan Arema FC. Mereka, kali ini, tak lagi sekadar mengandalkan serangan cepat dari sektor sayap. Kehadiran sosok Evan membuat Arema FC lebih nyaman menguasai bola.

Dengan gaya bermain yang lebih segar ini, Arema FC lebih menguasai permainan. Pada menit ketujuh, Arema FC sukses mencetak gol pembuka. Dendi Santoso sukses mencetak gol tersebut.

Dua menit berselang, gawang PSIS kembali bobol. Kali ini, giliran Dendi Santoso yang mampu mencetak gol ke gawang Fajar Setya.

Unggul dua gol, Arema FC menurunkan tempo permainan. Namun, mereka masih menguasai alur bola dan menciptakan sejumlah serangan ke pertahanan Laskar Mahesa Jenar.

Menit 23, Arema mendapat kesempatan untuk memperlebar jarak dengan PSIS setelah mendapat hadiah penalti dari wasit Iwan Sukoco. Namun, Dedik Setiawan gagal menjalankan tugasnya sebagai algojo dengan baik. Sepakan penaltinya ke sudut kanan bawah gawang PSIS ditepis Fajar Setya.

PSIS sempat mengancam gawang Arema FC melalui sepakan bebas Guntur Triaji pada menit 33. Namun, penjaga gawang Arema FC, Teguh Amiruddin, sigap menepis bola yang melaju deras ke gawangnya.

Menit 42, Dedik Setiawan nyaris membayar kesalahannya dengan mencetak gol. Namun, sepakan kerasnya masih menghantam mistar gawang PSIS Semarang.

Setelah peluang Dedik ini tak ada lagi peluang tercipta dari kedua tim pada babak pertama. Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan Arema FC.

2 dari 3 halaman

Babak Kedua

Arema FC memasukkan sejumlah pemain baru pada babak kedua. Nama-nama macam Ilham Udin Armaiyn, Hanis Saghara, Irsyad Maulana, dan Andik Rendika Rama dimasukkan Eduardo Almeida.

Masuknya nama-nama baru ini tak mengubah pola permainan Arema FC. Mereka tetap mencoba menguasai permainan.

Menit 57, Arema FC memiliki peluang emas setelah Rizky Dwi melepas umpan silang ke jantung pertahanan PSIS. Namun, Hanis dan Irsyad gagal menjangkau umpan Rizky tersebut.

PSIS sendiri balas mengancam benteng pertahanan Arema FC pada menit 60. Namun, para pemain belakang Arema FC mampu menyapu bola keluar dari lini pertahanan mereka.

Masuknya sejumlah pemain senior, seperti Komarudin, membuat permainan PSIS lebih taktis. Mereka lebih berani menghadapi tekanan tuan rumah. Meski belum mampu mencetak gol, sejumlah peluang para penggawa PSIS Semarang mengancam benteng pertahanan tuan rumah.

Irsyad Maulana mengancam gawang Mahesa Jenar melalui sepakan dari luar kotak penalti pada menit 73. Namun, sepakannya masih melenceng tipis di sebelah kanan gawang mereka.

Tiga menit berselang, Irsyad kembali mampu mengancam gawang PSIS, kali ini melalui sepakan bebasnya. Beruntung bagi PSIS, kiper mereka Aldhila Redondo mampu tampil apik dan menghalau bola yang mengarah ke gawangnya.

PSIS sendiri tak tinggal diam. Mereka juga terus berupaya menekan pertahanan Arema FC. Namun, sampai laga usai, tak ada tambahan gol bagi kedua tim.

3 dari 3 halaman

Sempat Dihentikan

Laga ini sendiri sempat dihentikan kala babak kedua baru berjalan kurang lebih lima menit. Penyebabnya adalah adanya sejumlah suporter yang menyalakan flare.

Banyaknya flare yang dibakar pada laga ini membuat asap memenuhi lapangan. Walhasil, wasit menghentikan sementara laga tersebut.

Setelah laga dihentikan, sekelompok Aremania tersebut menghentikan aksi mereka membakar flare. Sebagai gantinya, nyaris seluruh Aremania yang hadir di Stadion Kanjuruhan Malang, menyalakan lampu flash ponsel mereka.

Setelah sekitar lima menit berhenti, laga akhirnya dilanjutkan lagi.

Sekelompok Aremania kembali menyalakan flare ketika pertandingan memasuki menit 80. Walhasil, ketika asap kian menyelimuti lapangan, laga kembali dihentikan.

(Bola.net/Dendy Gandakusumah)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR