Alie Sesay, Belum Ada Striker yang Mampu Menyulitkan Bek Persebaya Ini di BRI Liga 1

Gia Yuda Pradana | 12 Januari 2022, 13:02
Pemain Persebaya Surabaya, Alie Sesay (c) Bola.com/Aditya Wany
Pemain Persebaya Surabaya, Alie Sesay (c) Bola.com/Aditya Wany

Bola.net - Alie Sesay mengakui kualitas para striker di BRI Liga 1 2021/2022. Namun, bek asing Persebaya Surabaya ini belum menemukan satu yang mampu menyulitkannya.


Alie Sesay baru sekitar lima bulan di Indonesia. Dia sangat menyukai atmosfer sepak bola Tanah Air. Itu pula salah satu alasannya tertarik berkiprah di BRI Liga 1 2021/2022.

"Alasan mengapa saya memutuskan untuk ke Indonesia karena saya banyak melihat soal liga dan penggemarnya," kata eks Leicester City dan Arsenal ini saat sesi wawancara dengan Tiento.

"Orang-orang Indonesia sangat menggemari sepak bola. Ketika saya meninggalkan Inggris, saya tidak menemukan negara lain yang begitu gila pada sepak bola," ujarnya lagi.

"Tepat saat saya datang ke Indonesia, saya merasakan hal yang sama dengan di Inggris. Itu sangat penting buat saya."

Alie Sesay lahir dan besar di Inggris. Orang tuanya berasal dari Sierra Leone, Afrika, dan memutuskan untuk membela negara nenek moyangnya.

Sayang, andalan Persebaya Surabaya ini tidak terpilih masuk ke Timnas Sierra Leone pada Piala Afrika 2021.

1 dari 2 halaman

Belum Temukan Pemain yang Menyulitkannya

Persebaya Surabaya di BRI Liga 1 2021/2022 (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Persebaya Surabaya di BRI Liga 1 2021/2022 (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Ketika ditanya tentang tantangan bermain di Indonesia, Alie Sesay mengakui banyak pemain berkualitas tinggi. Namun, baginya, belum ada striker yang membuatnya kesulitan.

"Belum ada. Saya belum tahu sekarang, tetapi sejauh ini tidak ada," katanya lagi.

"Setiap pemain punya kualitas yang bagus. Tapi saya percaya pada diri saya sendiri. Saya percaya saya bisa membuat striker manapun kesulitan."

Bek berusia 27 tahun ini menilai BRI Liga 1 2021/2022 memiliki perbedaan mencolok dengan kompetisi di belahan dunia lainnya. Intensitas dan fisik jadi ciri khasnya.

"Intensitasnya. Saya pikir semua pemain di Indonesia memiliki fisik yang fit. Mereka bisa terus berlari, sangat cepat. Jadi menurut saya ini perbedaan terbesar."

"Terkadang cukup lama untuk pemain beradaptasi dengan intensitas itu. Tapi saya yakin semua pemain Persebaya sudah beradaptasi dengan baik sekarang," katanya menambahkan.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR